PENGARUH PUASA INTERMITEN TERHADAP SIMPANAN GLIKOGEN OTOT RANGKA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI KALORI

SOFIA ZAHRA KAMILA, - (2022) PENGARUH PUASA INTERMITEN TERHADAP SIMPANAN GLIKOGEN OTOT RANGKA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) DENGAN DIET TINGGI KALORI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133246 HALAMAN I.pdf

Download (381kB)
[img] Text (BAB I)
011911133246 BAB I.pdf

Download (37kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133246.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Mengatasi peningkatan prevalensi diabetes mellitus tipe 2 menjadi masalah dalam sistem pelayanan kesehatan. Patofisiologi utama penyakit ini adalah resistensi insulin. Salah satu organ target insulin yang terdampak adalah otot rangka sehingga terjadi penurunan ambilan glukosa dan sintesis glikogen. Diet tinggi kalori diketahui menjadi salah satu faktor risiko terjadinya resistensi insulin. Modifikasi gaya hidup dengan mengatur asupan kalori melalui puasa intermiten telah direkomendasikan untuk mencegah resistensi insulin. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh puasa intermiten terhadap simpanan glikogen otot rangka pada tikus (Rattus norvegicus) dengan diet tinggi kalori. Metode: Penelitian ini berjenis post-test-only control group design. Tikus (Rattus norvegicus) jantan sebanyak 24 ekor dibagi menjadi empat kelompok secara acak yaitu kelompok kontrol negatif (A1) tanpa prekondisi puasa dan tanpa diet tinggi kalori, kontrol positif (A2) tanpa prekondisi puasa dan dengan diet tinggi kalori, serta kelompok perlakuan 1 (B1) prekondisi puasa tanpa diet tinggi kalori dan kelompok perlakuan 2 (B2) prekondisi puasa dengan diet tinggi kalori. Perlakuan puasa diberikan dua kali seminggu pada hari Senin dan Kamis. Setelah masa perlakuan selama 4 dan 8 minggu, dilakukan terminasi, pengambilan organ otot, dan pembuatan preparat histologis dengan pewarnaan PAS (Periodic Acid-Schiff). Selanjutnya dilakukan pengamatan dan proses scoring. Hasil: Didapatkan hasil skor ekspresi glikogen sebagai berikut, A1=2,113±0,589; A2=1,827±0,375; B1=2,109±0,499; B2=1,979±0,334. Tidak ada perbedaan yang signifikan antar kelompok (p>0,05). Kesimpulan: Puasa intermiten tidak berpengaruh secara bermakna terhadap simpanan glikogen otot rangka tikus yang diberi diet tinggi kalori.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 117 - 23 Sof p
Uncontrolled Keywords: intermittent fasting, high-calorie diet, muscle glycogen, rats, healthy lifestyle
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology
Q Science > QL Zoology > QL700-739.8 Mammals
Creators:
CreatorsNIM
SOFIA ZAHRA KAMILA, -NIM011911133246
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSUNDARI INDAH WIYASIHATI, -NIP198405282010122005
Thesis advisorLINA LUKITASARI, -NIP198004092008012014
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 18 Aug 2026 08:42
Last Modified: 18 Aug 2026 08:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144804
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item