Nanda Elisatama, - (2022) Pengaruh Subtitusi Tepung “Mix N2o” Dan Penambahan Daun Kelor (Moringa oleifera lamk) Terhadap Nilai Organoleptik, Antioksidan Dan Ekonomi Pada Mie Nutri-Cal Sebagai Makanan Yang Sehat. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101711233034_HALAMAN JUDUL.pdf Download (411kB) |
|
|
Text (BAB I)
101711233034_BAB I.pdf Download (125kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101711233034_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tren konsumsi pangan selama pandemi mengalami pergeseran kearah yang lebih bersih, higienis dan sehat karena dianggap dapat menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Agar tubuh tetap sehat maka perlu untuk menjaga imunitas tubuh sehingga masyarakat dianjurkan mengkonsumsi makanan yang mengandung sumber antioksidan. Protein merupakan zat gizi makro yang berperan penting sebagai salah satu zat yang membantu menjaga imunitas tubuh. Sedangkan Vitamin A dan zinc merupakan zat gizi mikro dan zat antioksidan yang berperan penting pada sistem imunitas non- spesifik. Pangan lokal yang mengandung vitamin A dan zinc salah satunya adalah lele dan umbi yang diolah menjadi tepung Mix N2O dimana digunakan dalam membuat mie Nutri-cal dengan penambahan daun kelor. Tujuan peneliti adalah untuk menganalisis pengaruh subtitusi tepung mix N2O dan penambahan daun kelor (Moringa oleifera lamk) terhadap nilai organoleptik, antioksidan dan ekonomi pada mie Nutri-cal sebagai makanan yang sehat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni. Panelis penelitian terdiri dari panelis terbatas sebanyak 4 orang dan panelis tidak terlatih sebanyak 25 orang yakni masyarakat umum berusia 19-29 tahun yang berdomisili di wilayah Sidoarjo dan Surabaya. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji Kruskall-Wallis dan Uji Mann- Whitney (? ? 0,05). Hasil uji organoleptik menunjukkan formula yang paling disukai panelis adalah F1 (tepung Mix N2O 25 g; daun kelor 20 g) dengan nilai rata-rata 2,5. Kandungan vitamin A dan zinc per 100 g mie Nutri-cal berdasarkan analisis laboratorium adalah 117,68 mcg dan 0,45 mg untuk mie Nutri-cal basah serta 123,21 mcg dan 0,64 mg untuk mie Nutri-cal kering. Nilai ekonomi per 100 g mie Nutri-cal F1 adalah Rp 3.820. Hasil uji statistik Kurskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan pada karakteristik warna (0,034), aroma (0,00), tekstur (0,00), dan rasa (0,00). Hasil pengolahan data daya terima, nilai gizi, dan nilai ekonomi menunjukkan formula optimasi yang terbaik untuk formula modifikasi adalah mie Nutri-cal F1. Mie Nutri-cal F1 mengandung vitamin A dan zinc dan nilai ekonomi yang terjangkau sehingga formula F1 dapat dijadikan salah satu referensi makanan yang sehat karena mengandung antioksidan dan tinggi protein.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM.G.13/22 Nan p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Mie Nutri-cal, tepung Mix N2O, sehat, imunitas, vitamin A, zinc, protein | ||||||
| Subjects: | T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 01:51 | ||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 01:51 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144824 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


