SONIA ALDILAMETA (2022) PENGARUH PEMBERIAN SINAR UV-C DENGAN DAYA YANG BERBEDA TERHADAP KAROTENOID PADA MIKROALGA Chlorella vulgaris. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811133141_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
141811133141_BAB I.pdf Download (789kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133141_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (18MB) | Request a copy |
Abstract
C. vulgaris terdapat di perairan tawar maupun asin dan bersifat kosmopolit yang dapat hidup di berbagai tempat. C. vulgaris mampu hidup pada lingkungan yang banyak mengandung unsur hara tinggi dan memanfaatkannya untuk berfotosintesis. Karotenoid adalah pigmen terpenoid yang disintesis oleh organisme fotosintetik. C. vulgaris bersifat fotoautotrof yaitu mikroalga yang membutuhkan cahaya sebagai sumber energi. Salah satu sumber cahaya yang digunakan untuk memengaruhi pigmen pada mikroalga yaitu sinar UV. Karotenoid adalah metabolit sekunder pada mikroalga yang dapat disintesis oleh sel dibawah tekanan oksidatif dari lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Kultur C. vulgaris dilakukan selama 10 hari dengan volume awal 2,5 L. Perlakuan yang diberikan berdasarkan perbedaan daya dari sinar UV-C yaitu 8W, 15W dan 30W. Menggunakan metode Spektrofotometer UV-Vis untuk menghitung kandungan karotenoid. Analisis data dengan uji ANOVA dan uji jarak berganda. Hasil yang diperoleh berpengaruh nyata terhadap kandungan karotenoid C. vulgaris dengan pemberian sinar UV-C daya yang berbeda. Perlakuan yang dapat meningkatkan kandungan karotenoid terbaik adalah perlakuan D sebesar 1,75 mg/mL dengan daya sinar UV-C sebesar 30W. Sinar UV bersifat oksidatif karena dapat menghasilkan suatu senyawa radikal bebas. Karotenoid adalah metabolit sekunder yang dapat disintesis oleh sel dibawah tekanan oksidatif dari lingkungan. Karotenoid dapat menyerap radiasi dari sinar UV-C yang menyebabkan mikroalga tersebut dapat tetap bertahan hidup pada keadaan stres lingkungan. Cahaya yang diserap dapat memengaruhi spektrum karotenoid yaitu peningkatan dan penampakan warna merah. Parameter kualitas air selama masa kultur yaitu pH 7,19-7,80, suhu 26,3-29,3oC, salinitas 35-39 ppt, DO 3,21-4,89 mg/mL dan intensitas cahaya 298-2066 lux.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 55 - 23 Son p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | UV-C Rays, Carotenoid, Chlorella vulgaris | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:44 | |||||||||
| Last Modified: | 19 Aug 2026 06:44 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144859 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


