SAFA NABILAH RAMADHANI (2022) Pengaruh Penambahan Konsentrasi Gula Pada Pembuatan Sirup Mangrove Rosella Terhadap Kadar Gula Total danTingkat Kesukaan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811233044_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
141811233044_BAB I.pdf Download (442kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811233044_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Hutan mangrove adalah salah satu ekosistem hutan yang unik dan khas pada daerah pasang surut di wilayah pesisir, pantai, dan merupakan sumber daya alam yang sangat potensial. Salah satu jenis tumbuhan yang banyak tumbuh di perairan mangrove adalah Sonneratia caseolaris atau yang dikenal sebagai pedada. Tumbuhan ini menghasilkan buah yaitu buah pedada yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan. Buah pedada (Sonneratia caseolaris) telah banyak diolah untuk dijadikan beberapa produk pangan seperti jenang, dodol, selai dan sirup. Produk sirup lebih banyak disukai mengingat iklim tropis negara Indonesia yang memungkinkan orang lebih memilih minuman segar daripada makanan manis. Rosella mengandung senyawa kimia termasuk gossypetin, antosianin dan glukosida. Senyawa ini merupakan senyawa yang paling aktif dalam bunga rosella. Antosianin dalam bunga rosella termasuk dalam senyawa flavonoid. Gula dapat digunakan sebagai sumber nutrisi, untuk membentuk tekstur dan pembentuk rasa melalui reaksi pencoklatan. Menambahkan gula diperlukan untuk mendapatkan tekstur dan penampakan yang ideal. Bahan utama yang biasa digunakan dalam pembuatan sirup antara lain sari buah, gula sebagai pemanis, dan zat penstabil (stabilizer). Pemanis yang biasa digunakan dalam pembuatan sirup adalah jenis gula sukrosa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi gula pada pembuatan sirup mangrove rosella terhadap kadar gula total. Metode penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) sebagai rancangan percobaan. Perlakuan yang digunakan yaitu penambahan konsentrasi gula diantaranya G1 (1kg), G2(1,5kg), dan G3(2kg) dengan pengulangan setiap perlakuan sebanyak 3 kali. Parameter utama yang diamati yaitu gula sukrosa, viskositas, dan aktivitas antioksidan. Parameter pendukung yang diamati yaitu hedonik/nilai kesukaan. Analisis data menggunakan uji sidik ragam (ANOVA) 1 faktor untuk mengetahui perlakuan terbaik dilakukan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) 95%. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa penambahan gula memberikan perbedaan nyata serta pengaruh (p<0,05) terhadap nilai kandungan sukrosa dan viskositas, namun tidak memberikan perbedaan yang nyata pada aktivitas antioksidan dan nilai hedonik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.THP 37 - 23 Saf p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Mangrove Rosella Syrup, Total Sugar Content | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:32 | |||||||||
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:32 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144900 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


