DIAH RIZKI RAHMA DINI (2022) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HIPOTENSI INTRADIALITIK PADA PASIEN PGK V HEMODIALISIS. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011528026314_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011528026314_BAB I.pdf Download (379kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011528026314_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Hipotensi intradialitik (IDH) merupakan salah satu komplikasi hemodialisis yang paling sering terjadi, dan dan terjadi berkisar 20%–33%. IDH dikaitkan dengan mortalitas dan morbiditas yang tinggi. Frekuensi kejadian IDH yang tinggi membawa risiko kematian. Saat ini penting untuk mengenali faktor risiko IDH sehingga pencegahan dan penanganan yang lebih agresif dapat dilakukan. Tujuan: Menganalisis faktor yang mempengaruhi kejadian IDH pada pasien PGK V hemodialisis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan rancang bangun cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi, dicatat faktor yang mempengaruhi yang diderita. Riwayat penyakit jantung, riwayat diabetes melitus, anemia, dan hipoalbumin dianalisis bivariat, kemudian variabel yang memiliki p<0.25 dimasukkan dalam analisis multivariat. Hasil: Dari 100 subyek, mayoritas berusia < 60 tahun (91.%), berjenis kelamin perempuan (54.0%), menjalani proses hemodialisis dengan durasi 4.5 jam (78.0%), mengalami pertambahan berat badan inerdialitik ?1,5kg (61%), memiliki riwayat hipertensi (88.0%), tidak memiliki riwayat penyakit jantung (60.0%), tidak memiliki riwayat diabetes melitus (80.0%), kadar hemoglobin <10 g/dL (63.0%), dan memiliki kadar albumin ?3.4 g/dL (88.0%). Hasil analisis bivariat didapatkan variabel anemia dan riwayat penyakit jantung memiliki p value kurang dari 0.25 yang selanjutnya dimasukkan pada analisis multivariat. Analisis multivariat menunjukkan bahwa dari dua variabel yang dianalisis tersebut tidak ada faktor yang mempengaruhi IDH pada pasien PGK V hemodialisis. Variabel tersebut adalah anemia (OR 0.586, IK 95% 0.245 – 1.397), dan riwayat penyakit jantung (OR 0.198, IK 95% 0.224 – 1.363). Kesimpulan: Riwayat penyakit jantung, riwayat diabetes melitus, pertambahan berat badan interdialitik, anemia, dan hipoalbumin bukan merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian IDH pada pasien PGK V di instalasi hemodialisis RSUD Dr. Soetomo.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 69 - 23 Dia f | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Intradialytic hypotension, hemodialysis, risk factors | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 03:53 | |||||||||
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:53 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144901 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


