Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hepatotoksisitas Akibat Pemberian Kemoterapi L-Asparaginase Pada Leukemia Limfoblastik Akut Anak

Agniya Ali Fahmi Hikmat (2022) Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hepatotoksisitas Akibat Pemberian Kemoterapi L-Asparaginase Pada Leukemia Limfoblastik Akut Anak. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011828116304_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (951kB)
[img] Text (BAB I)
011828116304_BAB I.pdf

Download (130kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011828116304_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HEPATOTOKSISITAS AKIBAT PEMBERIAN KEMOTERAPI L-ASPARAGINASE PADA LEUKEMIA LIMFOBLATIK AKUT ANAK Agniya Ali Fahmi Hikmat, Mia Ratwita Andarsini, Bagus Setyoboedi Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Indonesia Latar Belakang: Kombinasi kemoterapi yang mengandung L-asparaginase terbukti meningkatkan angka kelangsungan hidup pada LLA anak. Meskipun demikian, kemoterapi L-asparaginase sering menyebabkan hepatotoksisistas dan mempengauhi remisi komplit pada LLA anak. Kegagalan menerima dosis L-asparaginase selama fase induksi dan munculnya efek toksisitas berhubungan dengan luaran yang buruk pada LLA anak. Studi mengenai identifikasi faktor yang mempengaruhi kejadian hepatotoksisitas akibat pemberian kemoterapi L-asparaginase di Indonesia belum banyak diteliti. Metode: Studi observasioanal analitik dengan pendekatan prospektif dilakukan pada periode Maret 2022 – September 2022. Sampel penelitian ini adalah anak dengan LLA usia 1-18 tahun yang menjalani kemoterapi fase induksi yang mendapatkan kemoterapi L-asparaginase yang memenuhi kriteria inklusi dan ekskusi. Analisis pemeriksaan SGPT selama periode pengamatan menggunakan uji repeated ANOVA dan uji Friedman. Analisis data untuk mengetahui nilai signifikansi rata-rata SGPT tiap 2 periode pengamatan berurutan menggunakan uji Wilcoxon. Analisis faktor yang mempengaruhi kejadian hepatotoksisitas akibat pemberian kemoterapi L-asparaginase pada LLA anak dilakukan dengan uji regresi logistik. Jika didapatkan adanya faktor risiko maka dilakukan analisis multivariat untuk menilai faktor yang paling berhubungan. Hasil: Hasil penelitian didapatkan dari 32 populasi terdapat 30 subjek yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Uji Friedman menunjukan terdapat peningkatan rata-rata nilai SGPT dpada seluruh pengamatan (p<0,05). Prevalensi hepatotoksisitas pada penelitian ini adalah 73,3%. Tidak ada hubungan antara dosis akumulasi obat dengan kejadian hepatotoksisitas (p=0,099). Faktor yang mempengaruhi kejadian hepatotoksisitas akibat pemberian kemoterapi L-asparaginase pada LLA anak adalah usia (p=0,045;RR=10,11;95%CI 1,054-97,00) dan hipoalbuminemia (p=0,028;RR=7,5;95%CI 1,24-45,15). Analisis multivariat menunjukan bahwa kedua faktor tersebut tidak mempengaruhi kejadian hepatotoksisitas (p=0,100; p0,094). Kesimpulan: Usia dan hipoalbuminemia merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian hepatotoksisitas akibat pemberian kemoterapi L-asparaginase. Kata Kunci: LLA, asparaginase, hepatotoksisitas

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KK 71 - 23 Agn f
Uncontrolled Keywords: ALL, asparaginase, hepatotoxicity
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
Agniya Ali Fahmi HikmatNIM011828116304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMia Ratwita AndarsiniNIDN0024017302
Thesis advisorBagus SetyoboediNIDN8889700016
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 20 Aug 2026 08:02
Last Modified: 20 Aug 2026 08:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144917
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item