Tamariska (2022) Pengaruh Ekstrak Daun Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Terhadap Jumlah Sel Neutrofil Pada Gingiva Tikus Wistar Yang Dipapar Bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133106_HALAMAN JUDUL.pdf Download (7MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133106_BAB I.pdf Download (114kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133106_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (13MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Peradangan pada gingiva dapat menyebabkan masalah pada rongga mulut diantaranya adalah gingivitis dan periodontitis. Penyakit periodontitis menjadi salah satu penyakit rongga mulut yang paling umum terjadi pada masyarakat Indonesia dengan prevalensi 67.8% pada usia >15 tahun. Aggregatibacter actinomycetemcomitans merupakan bakteri gram negatif anaerob yang dikaitkan dengan terjadinya periodontitis agresif. Neutrofil merupakan garis pertahanan pertama dan memiliki peran penting pada respon inflamasi host karena neutrofil memainkan dalam eliminasi patogen. Eceng gondok) memiliki berbagai senyawa bioaktif yang memiliki potensi sebagai bahan herbal pengganti antibiotik karena memiliki kemampuan anti inflamasi anti bakteri dan anti oksidan sehingga dapat menurunkan jumlah neutrofil pada jaringan yang mengalami peradangan. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun eceng gondok terhadap jumlah sel neutrofil pada gingiva tikus wistar yang dipapar bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Metode: 28 ekor tikus wistar dimasukan dalam 4 kelompok yaitu kelompok kontrol 1 dan 2 serta kelompok perlakuan 1 dan 2. Kelompok kontrol diberikan induksi bakteri sebanyak 0,02mL selama 3 dan 5 hari sedangkan kelompok perlakuan diberikan ekstrak daun eceng gondok sebanyak 1.56% dan diberikan induksi bakteri sebanyak 0,02mL selama 3 dan 5 hari. Kemudian dilakukan pengambilan sampel jaringan gingiva insisif rahang bawah. Lalu jaringan yang diambil dilakukan pembuatan sediaan dengan pewarnaan HE selanjutnya dilakukan pembacaan dan perhitungan jumlah sel neutrofil. Hasil: Terdapat penurunan jumlah sel neutrofil pada kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kesimpulan: Ekstrak daun eceng gondok dapat menurunkan jumlah sel neutrofil pada gingiva tikus wistar yang dipapar oleh bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 172 - 23 Tam p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Aggregatibacter actinomycetemcomitans, water hyacinth leaf extract, neutrophil cells, anti-inflammatory | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | |||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 01:24 | |||||||||
| Last Modified: | 21 Aug 2026 01:24 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144922 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


