PENGARUH PEMBERIAN ANTIKOAGULAN FONDAPARINUKS TERHADAP KADAR D-DIMER PASIEN COVID-19

BELLA DONNA PERDANA PUTRA, - (2022) PENGARUH PEMBERIAN ANTIKOAGULAN FONDAPARINUKS TERHADAP KADAR D-DIMER PASIEN COVID-19. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (cover)
cover.pdf

Download (484kB)
[img] Text (bab I)
BAB I.pdf

Download (58kB)
[img] Text (full text)
051815153036.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Keadaan hiperkoagulasi pada pasien COVID-19 dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi koagulopati seperti trombosis dan tromboemboli dengan mortalitas tinggi. Pemberian antikoagulan, diantaranya fondaparinuks, dapat mencegah kejadian tromboemboli dan meningkatkan prognosis pada pasien COVID-19 dengan koagulopati. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh pemberian fondaparinuks dan hubungan karakteristik pasien, derajat keparahan terhadap penurunan kadar D-dimer pada pasien COVID-19. Penelitian ini observasional analitik dengan rancangan cohort retrospektif. Sampel penelitian adalah pasien COVID-19 yang mendapatkan antikoagulan di IRNA Fatmawati RSUD Dr M Yunus Bengkulu pada periode April 2020 hingga Desember 2021, dengan criteria inklusi usia 17 tahun lebih, mendapat antikoagulan fondaparinuks 1x2,5 mg subkutan, pemeriksaan laboratorium D-dimer pre dan post. Uji beda pengaruh antikoagulan fondaparinuks terhadap penurunan kadar D-dimer menggunakan uji Wilcoxon. Analisa hubungan usia, jenis kelamin dan komorbid terhadap derajat keparahan pasien COVID-19 menggunakan uji Koefisien Kontingensi dan analisa hubungan derajat keparahan pasien COVID-19 terhadap penurunan kadar D-dimer menggunakan uji Spearman. Diperoleh 36 sampel, jenis kelamin laki-laki 52,78%, rentang usia 46-55 tahun 44,44%, 88,89% pasien dengan komorbid dan terbesar komorbid diabetes mellitus 61,11% dan menderita COVID-19 derajat ringan, sedang, berat-kritis berturut-turut 16,67%;55,55%; 27,78%. Antikoagulan fondaparinuks menurunkan kadar D-dimer secara signifikan, mean total penurunan kadar D-dimer 1656,7µg/L (p:0,00). Penurunan kadar D-dimer terjadi secara signifikan pada seluruh kelompok derajat keparahan baik ringan, sedang, berat-kritis masing-masing dengan rata-rata penurunan 1444,7; 1317,5; dan 2462,3 µg/L (p < 0,05). Jenis kelamin, usia, komorbid tidak berhubungan dengan derajat keparahan dan derajat keparahan tidak berhubungan dengan penurunan kadar D-dimer (p > 0,05). Disimpulkan pemberian antikoagulan fondaparinuks menurunkan kadar D-dimer pada derajat keparahan ringan, sedang, berat-kritis. Usia, jenis kelamin, komorbid dan derajat keparahan tidak berhubungan dengan penurunan kadar D-dimer. "

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK T.FF.FK 01 - 23 Bel p
Uncontrolled Keywords: Covid-19, Severity Level, Anticoagulant, Fondaparinux, D-dimer.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmasi Klinis
Creators:
CreatorsNIM
BELLA DONNA PERDANA PUTRA, -NIM051815153036
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBUDI SUPRAPTI, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 24 Aug 2026 04:37
Last Modified: 24 Aug 2026 04:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145003
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item