Konsumsi Simbol Status pada Masyarakat Petani di Desa Sumurgeneng Tuban Studi pada Keluarga Penerima Uang Pembebasan Lahan Pembangunan Kilang Minyak Grass Root Refinery

IMROATUL IKA MUFIDA, - (2022) Konsumsi Simbol Status pada Masyarakat Petani di Desa Sumurgeneng Tuban Studi pada Keluarga Penerima Uang Pembebasan Lahan Pembangunan Kilang Minyak Grass Root Refinery. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (COVER)
cover.pdf

Download (239kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (158kB)
[img] Text (FULL TEXT)
071811433040.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena di Desa Sumurgeneng yang beberapa warganya melakukan pembelian mobil secara serentak setelah menerima uang pembebasan lahan dari proyek Kilang Minyak Grass Root Refinery. Mobil-mobil yang dibeli tersebut kemudian datang secara bersamaan sehingga menjadikan Desa Sumurgeneng mendapat sorotan dari seluruh masyarakat Indonesia. Adanya alih fungsi lahan yang dilakukan oleh PT. Pertamina Rosneft membuat 225 keluarga petani di Desa Sumurgeneng menjadi seorang miliarder. Uang miliaran yang diterima kemudian digunakan untuk membeli barang-barang mewah yang menjadi simbol atau penanda bahwa keluarga petani di Desa Sumurgeneng telah mengalami kenaikan status sosial. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti ingin melakukan penelitian dengan berfokus pada bentuk-bentuk simbol status yang dikonsumsi oleh keluarga petani di Desa Sumurgeneng. Sehingga dari konsumsi yang dilakukan apakah menandakan terbentuknya lapisan sosial baru di Desa Sumugeneng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini yaitu teknik snowball, di mana peran informan kunci sangat penting dalam membantu peneliti untuk mendapatkan informan lain berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Sebanyak tiga orang anggota keluarga penerima uang pembebasan lahan dan seorang informan pendukung berhasil dilakukan wawancara secara mendalam. Dalam studi ini, teori yang digunakan untuk membantu menganalisis permasalahan penelitian yaitu teori the leisure class dari Thorstein Veblen dan teori interaksionisme simbolik dari George Herbert Mead dan Herbert Blumer. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh keluarga petani tidak mengindikasikan adanya upaya untuk mendapatkan pengakuan sosial, status sosial, bahkan prestise dalam masyarakat. Mereka tidak menggunakan uang hasil pembebasan lahan untuk melakukan pemborosan. Oleh karena itu, konsumsi yang mereka lakukan tidak membawa dampak yang signifikan terhadap stratifikasi sosial pada masyarakat setempat. Hal ini juga dilatarbelakangi oleh kondisi sosial ekonomi para subjek penelitian yang sama-sama berasal dari kelas ekonomi menengah ke atas."

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.S 27 - 23 Imr k
Uncontrolled Keywords: consumption, status symbols, social stratification
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ1060-1064 Aged. Gerontology (Social aspects). Retirement
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
IMROATUL IKA MUFIDA, -NIM071811433040
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDODDY SUMBODO SINGGIH, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 24 Aug 2026 04:51
Last Modified: 24 Aug 2026 04:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145004
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item