Hubungan Keputihan Terhadap Chlamydia Trachomatis (CT) Dengan Pemeriksaan PCR Urin Dan Hasil HSG Padakasus Infertilitas Dirumah Sakit Nasional Timor-Leste

EVALIJA DAS DORES FERNANDES (2022) Hubungan Keputihan Terhadap Chlamydia Trachomatis (CT) Dengan Pemeriksaan PCR Urin Dan Hasil HSG Padakasus Infertilitas Dirumah Sakit Nasional Timor-Leste. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012014653002_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (768kB)
[img] Text (BAB I)
012014653002_BAB I.pdf

Download (432kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012014653002_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Kasus Infeksi Menular Seksual (IMS) dapat terjadi dengan gejala klinis ataupun tanpa gejala (asimptomatis). Penyebab penularannya bakteri Chlamydia trachomatis (CT) cenderung terjadi karena adanya hubungan seksual. Chlamydia trachomatis sebagai salah satu penyebab keputihan merupakan kejadian yang sering terjadi pada perempuan yang aktif seksual. Penyebab infertilitas dapat terjadi karena gangguan kesehatan reproduksi wanita yaitu permasalahan disfungsi ovulasi, endometriosis, nutrisi yang kurang baik, gangguan hormon, hingga gangguan transport sperma dari cervix ke tuba fallopi. Pemeriksaan menggunakan PCR memiliki sensitivitas dan spesifisitas metode Polymerase chain reaction (PCR) sebesar 91,7% dan 99,7%. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan keputihan terhadap Chlamydia trachomatis (CT) dengan pemeriksaan PCR urin dan hasil HSG pada kasus infertilitas di Rumah Sakit Nasional Timor Leste. metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik Observasional dengan desain cross sectional. Urin diambil dari 30 responden lalu diuji menggunakan PCR urin. Hasil: Karakteristik responden menunjukkan pada pekerjaan terbanyak pada kelompok PNS (46,7%) dan pendidikan terbanyak pada kelompok SMA dan S1 (46,7%) serta semua responde tidak mengunakan kontrasepsi (100% ). Responden dengan keputihan 53,3% CT positif dan tidak keputihan 66,7% CT negatif. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p = 0,462 (p > 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan antara Infertilitas keputihan dengan pemeriksaan PCR CT urin. Hasil uji Fisher’s Exact menunjukkan terdapat hubungan antara HSG dengan PCR CT Urin dengan nilai p<0,001. dengan kekuatan hubungan kuat (C = 0,634; p> 0,001) .Kesimpulan:Tidak terdapat hubungan keputihan dengan Chlamydia trachomatis (CT) dengan pemeriksaan PCR Urin dan ada hubungan hasil HSG dengan CT urin pada kasus Infertilitas di Rumah Sakit Nasional Timor Leste.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KR 01 - 23 Eva h
Uncontrolled Keywords: Iinfertility, PCR, Chlamydia trachomatis,Vaginal discharge.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG211-483 Abnormalities and diseases of the female genital organs
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi
Creators:
CreatorsNIM
EVALIJA DAS DORES FERNANDESNIM012014653002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorASHON SA'ADINIDN196712241997031003
Thesis advisorJIMMY YANUAR ANNASNIDN197701202008011009
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:57
Last Modified: 28 Aug 2026 02:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145178
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item