Jauza Ardiningrum Hermawan (2022) Prevalensi dan Distribusi Odontektomi Impaksi Gigi Molar Ketiga Rahang Atas di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGM-P) Universitas Airlangga. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133120_HALAMAN JUDUL.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133120_BAB I.pdf Download (263kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133120_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Gigi molar ketiga rahang atas yang mengalami impaksi tidak selalu menimbulkan keluhan. Namun, apabila gigi tersebut terinfeksi, merusak gigi lain, atau terjadi masalah gigi lainnya maka harus dilakukan pencabutan. Pencabutan tersebut dilakukan melalui proses yang dikenal sebagai odontektomi. Di Indonesia, terutama di Surabaya, penelitian mengenai odontektomi pada kasus impaksi gigi molar ketiga rahang atas masih jarang dilakukan. Hal inilah yang mendasari penulis dalam melakukan penelitian mengenai prevalensi dan distribusi odontektomi impaksi molar ketiga rahang atas di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan (RSGM-P) Universitas Airlangga. Tujuan: Untuk mengetahui prevalensi dan distribusi odontektomi pada kasus impaksi gigi molar ketiga rahang atas pada pasien di RSGM-P Universitas Airlangga. Metode: Pada penelitian ini menggunakan data rekam medis pasien odontektomi impaksi gigi molar ketiga rahang atas di RSGMP Universitas Airlangga dari Januari 2019- Desember 2021. Hasil data diolah dan dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi sampel menggunakan uji statistik deskriptif. Hasil: Prevalensi odontektomi impaksi gigi molar ketiga rahang atas di RSGM-P Universitas Airlangga pada tahun Januari 2019 hingga Desember 2021 sebesar 8,48% dengan kelompok terbanyak pada pasien perempuan (70,3%), kelompok usia 20-24 tahun (37,4%), klasifikasi kelas B SA (46,2%), tipe angulasi vertikal (46,2%), disertai keluhan nyeri orofasial sebagai alasan utama dilakukannya odontektomi (28,6%). Kesimpulan: Odontektomi paling sering dilakukan pada pasien dengan jenis kelamin perempuan, kelompok usia 20-24 tahun, klasifikasi kelas B SA, tipe angulasi vertikal, dan keluhan penyerta nyeri orofasial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 182 - 23 Jau p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | Odontectomy; Maxillary third molar impaction; Gender; Age; Archerclassification; Additional complaint | ||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK520-528 Orthodontics | ||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:47 | ||||
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:47 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145187 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


