ONONG JUNUS, - (2025) KEBERADAAN KOMISARIS INDEPENDEN DAN DIREKTUR INDEPENDEN YANG TERKONEKSI POLITIK DALAM MENGHASILKAN LUARAN PERUSAHAAN. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
041717147306 HALAMAN I.pdf Download (256kB) |
|
|
Text (BAB I)
041717147306 BAB I.pdf Download (155kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
041717147306.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris pengaruh komisaris independen yang terkoneksi politik dan direktur independen yang terkoneksi politik terhadap hasil perusahaan (biaya utang, kinerja keuangan, kualitas laba, serta penelitian dan pengembangan). Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 299 perusahaan publik di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan total 1.640 data observasi menggunakan analisis regresi ordinary least squares (OLS) dan menggunakan uji Heckman 2SLS dan CEM sebagai pengujian tambahan. Hasil penelitian menemukan bahwa komisaris independen yang terkoneksi politik tidak mempengaruhi biaya hutang perusahaan, sedangkan direktur independen yang terkoneksi politik berpengaruh negatif terhadap biaya hutang perusahaan. Komisaris independen yang terkoneksi politik tidak mempengaruhi kinerja keuangan, sedangkan direktur independen yang terkoneksi politik berpengaruh negatif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hasil lain juga menunjukkan bahwa komisaris independen yang terkoneksi politik dapat mengurangi praktik manajemen laba, tetapi hasil yang terbalik dari regresi direktur independen yang terkoneksi politik tidak mempengaruhi kualitas laba. Temuan lain juga memberikan hasil bahwa terdapat pengaruh positif antara komisaris independen yang terkoneksi politik terhadap penelitian dan pengembangan, namun direktur independen yang terkoneksi politik tidak menunjukkan efek pada penelitian dan pengembangan. Hasil serupa ditunjukkan dari tes tambahan menggunakan Heckman 2SLS dan CEM. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada ilmu pengetahuan khususnya dalam teori keagenan, karena pengelolaan perusahaan tidak lepas dari konflik antara pemilik perusahaan dengan pihak pengelola perusahaan yang disebabkan oleh kepentingan masing-masing pihak. Penelitian ini berimplikasi pada pemerintah, dalam hal ini BEI dan OJK, dalam menetapkan peraturan mengenai perekrutan pihak independen dari luar perusahaan.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.FEB.A 06 - 23 Ono k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | independent commissioner, independent director, political connection, firms outcome | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD62.2-62.8 Management of special enterprises H Social Sciences > HG Finance > HG4001-4285 Finance management. Business finance.Corporation finance |
|||||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:31 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:31 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145198 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


