Profil Initial Cycle Threshold Value Pasien Coviid-19 pada Intoleransi Glukosa (Prediabetes dan Diabetes Melitus Tipe 2)

MUHAMAD IDHAM (2022) Profil Initial Cycle Threshold Value Pasien Coviid-19 pada Intoleransi Glukosa (Prediabetes dan Diabetes Melitus Tipe 2). Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011718026304_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011718026304_BAB I.pdf

Download (510kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011718026304_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Prevalensi intoleransi glukosa secara global makin meningkat, kondisi intoleransi glukosa disertai COVID-19 telah diketahui memiliki tingkat keparahan yang lebih berat dan tingkat keparahan diketahui berhubungan dengan viral load. Pada penelitian sebelumnya tentang intoleransi glukosa dan CT value menunjukkan hasil yang tidak konsisten, serta belum ada penelitian yang serupa yang dilakukan di Indonesia. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil initial CT value pasien COVID-19 pada intoleransi glukosa (prediabetes dan DMT2) yang dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan data sekunder rekam medis pasien COVID-19 yang di rawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya periode 1 Oktober sampai 31 Desember 2020. Secara total sampling, data yang dicatat adalah data demografis, klinis dan laboratoris Hasil: Penelitian ini didapatkan sampel sebanyak 193 pasien yang terdiri dari 108 (56%) pasien laki-laki dan 85 (44%) pasien wanita. Pasien dengan intoleransi glukosa didapatkan 174 (90,1%) pasien dan 19 (9,8%) pasien dengan toleransi glukosa normal. nilai median CT value pada subjek dengan prediabetes dan DMT2 lebih rendah dibandingkan dengan nilai median CT value pada subjek toleransi glukosa normal yaitu berturut-turut sebesar 30,38 vs 30,07 vs 32,31. proporsi luaran meninggal paling banyak pada kelompok DMT2 yaitu sebesar 23,3% dan 59,3% diantaranya memiliki CT value rendah Kesimpulan: Kondisi DMT2 dengan CT value rendah mungkin dapat dijadikan kandidat sebagai faktor prognostik. Berbeda dengan DMT2, kondisi prediabetes dengan CT value rendah tidak jauh berbeda dengan kondisi toleransi glukosa normal

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.PD 22 - 23 Muh p
Uncontrolled Keywords: Glucose intolerance, diabetes mellitus, prediabetes, CT value, COVID-19
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsNIM
MUHAMAD IDHAMNIM011718026304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSONY WIBISONONIDN196210181989011002
Thesis advisorARYATINIDN196308151990022001
Thesis advisorNENENG DEWI KURNIATINIDN197902222021001361
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 01 Sep 2026 01:22
Last Modified: 01 Sep 2026 01:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145264
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item