RACHMAT FAJAR DARMAWAN, - (2022) Peningkatan Kadar Nacl Garam Krosok Dari Media Budidaya Artemia Menjadi Garam Industri Aneka Pangan Dengan Penambahan Na2CO3. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
141811233052 HALAMAN I.pdf Download (262kB) |
|
|
Text (BAB I)
141811233052 BAB I.pdf Download (40kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
141811233052.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia masih harus mengimpor garam dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan garam industri karena hasil produksi garam di Indonesia masih belum memenuhi standar garam industri. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi garam industri di Indonesia adalah dengan budidaya Artemia pada air bahan baku garam. Kualitas produk garam yang dihasilkan dari air media budidaya Artemia memiliki kadar NaCl lebih tinggi dibandingkan dengan garam krosok pada umumnya, namun kadar NaCl yang masih belum mencapai 97% berdasarkan SNI 8207 : 2016. Peningkatan kadar NaCl pada garam krosok dari air budidaya Artemia dapat dilakukan dengan penambahan natrium karbonat (Na2CO3) untuk mengendapkan dan menghilangkan pengotor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Prosedur kerja dalam penelititan ini meliputi persiapan alat dan bahan, pelarutan garam dan penambahan Na2CO3, serta rekristalisasi, sementara parameter dalam penelitian ini meliputi uji kadar NaCl, uji kadar air, uji kadar bagian tidak larut air, perhitungan rendemen serta uji kadar mineran pengotor dan logam berat. Data uji kadar NaCl, uji kadar air, uji kadar bagian tidak larut air, dan perhitungan rendemen yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan uji Anova satu arah menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan apabila terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Data yang diperoleh juga dibandingkan dengan SNI 8207 : 2016 tentang garam industri aneka pangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kadar NaCl garam krosok dari media budidaya Artemia dapat ditingkatkan dengan penambahan Na2CO3 menjadi garam industri aneka pangan pada kadar yang optimal, yakni pada konsentrasi 20% dengan kadar NaCl sebesar 97,11±0,09%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.THP 53 - 23 Rac p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | NaCl, impurity binding, Na2CO3 | |||||||||
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology |
|||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Teknologi Hasil Perikanan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 02:23 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Sep 2026 02:23 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145269 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


