PROFIL KUALITAS HIDUP PASIEN HEMOFILIA BERDASARKAN KUESIONER SF-36 DI POLIKLINIK HEMATOLOGI DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM RSUD DR. SOETOMO SURABAYA

FITRIA RETTOBYAAN (2022) PROFIL KUALITAS HIDUP PASIEN HEMOFILIA BERDASARKAN KUESIONER SF-36 DI POLIKLINIK HEMATOLOGI DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011728026311_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011728026311_BAB I.pdf

Download (426kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011728026311_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Tujuan terapi hemofilia adalah peningkatan kualitas hidup yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, namun masih belum tersedia data yang jelas serta masih sedikitnya publikasi tentang hemofilia di Indonesia terutama di Surabaya, maka hal ini menarik untuk dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui kualitas hidup pasien hemofilia berdasarkan kuesioner SF-36 dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di poliklinik hematologi Ilmu Penyakit Dalam RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2022, sehingga dapat dilakukan identifikasi dan intervensi lebih awal demi meningkatkan kualitas hidup pasien dengan hemofilia. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil kualitas hidup pasien hemofilia yang berobat di Poliklinik Hematologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif cross sectional. Subjek penelitian diambil dari pasien rawat jalan di poliklinik Hematologi Ilmu Penyakit Dalam RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada April sampai Juli tahun 2022. Hasil: Penelitian ini melibatkan 26 subjek penelitian dengan karakteristik seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, usia 33 tahun (rentang 18-59 tahun), pendidikan terakhir SMU, pekerjaan swasta, telah menikah, usia pertama kali perdarahan 4,5 tahun (rentang 2 bulan–12 tahun), mayoritas terjadi perdarahan pertama kali pada usia >1 tahun, IMT lebih, menderita Hemofilia A, derajat sedang, frekuensi perdarahan sendi ringan, manifestasi perdarahan ekstremitas inferior, mengalami kekakuan sendi, dan mendapat injeksi anti-hemofilik sekali seminggu dengan dosis rata-rata 2000 UI. Kualitas hidup terkait kesehatan sebagian besar subjek dengan nilai baik pada komponen kesehatan fisik mean±SD adalah 71,6±3,0. Demikian juga untuk komponen kesehatan mental bernilai baik dengan mean±SD adalah 75,6±6,9. Kesimpulan: Kualitas hidup terkait kesehatan pada kelompok perdarahan pertama kali pada usia <1 tahun menunjukkan kualitas hidup buruk dari komponen kesehatan fisik (median 47,5), namun tidak pada komponen kesehatan mental. IMT dan derajat hemofilia tidak mempengaruhi status kualitas hidup. Kualitas hidup rendah pada frekuensi perdarahan berat. Perdarahan pada gabungan sendi ekstremitas superior dan inferior menunjukkan kualitas hidup yang semakin memburuk pada komponen kesehatan fisik dan mental.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.PD 24 - 23 Fit p
Uncontrolled Keywords: Hemophilia, Quality of life, Questionnaire SF-36
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Penyakit Dalam
Creators:
CreatorsNIM
FITRIA RETTOBYAANNIM011728026311
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAMI ASHARIATI PRAYOGONIDN195409301981112001
Thesis advisorSIPRIANUS UGROSENO YUDHO BINTORONIDN196309162016016101
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 01 Sep 2026 04:14
Last Modified: 01 Sep 2026 04:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145289
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item