Efektivitas Ekstrak Daun Wungu (Graptophyllum pictum L. Griff) sebagai Terapi Pendamping Herbal Peri-Implantitis

Tasya Regita Pramesti (2022) Efektivitas Ekstrak Daun Wungu (Graptophyllum pictum L. Griff) sebagai Terapi Pendamping Herbal Peri-Implantitis. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021911133125_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (5MB)
[img] Text (BAB I)
021911133125_BAB I.pdf

Download (311kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021911133125_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (15MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang : Implan gigi merupakan perawatan yang ideal untuk menggantikan gigi yang hilang dengan tingkat keberhasilan 98%. Keberhasilan implan gigi jangka panjang bisa bertahan hingga 10 tahun di rongga mulut. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa dalam 5-10 tahun, 12% - 66% pasien pengguna implan gigi dapat mengalami peri-implantitis. Peri-implantitis adalah peradangan yang terjadi pada jaringan lunak peri-implan disertai dengan resorpsi tulang, penurunan osseointegrasi, dan poket. Pengobatan peri-implantitis saat ini adalah antibiotik sistemik dan terapi fotodinamik, namun efek samping seperti resistensi bakteri dapat mengakibatkan kurangnya kemampuan obat untuk mengeliminasi bakteri dan pada terapi fotodinamik dapat terjadi luka bakar derajat dua. Oleh karena itu, diperlukan ekstrak daun wungu sebagai terapi pendamping untuk meminimalkan efek samping dari terapi saat ini. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun wungu sebagai terapi komplementer peri-implantitis. Metode: Penelitian ini dianalisis dengan melakukan beberapa uji, uji fitokimia untuk mengetahui senyawa aktif, uji MIC dan MBC untuk mengetahui aktivitas antibakteri, dan uji in-silico untuk memvisualisasikan interaksi molekul daun wungu dengan protein target. Hasil: Ekstrak daun wungu mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid, dan terpenoid. Pada uji MIC dan MBC, ekstrak daun wungu 25% memiliki jumlah bakteri paling rendah. Hasil simulasi molecular docking menunjukkan bahwa Ethylcholest memiliki nilai binding affinity pada domain target yang lebih negatif dibandingkan Octadecatrienoic. Kesimpulan: Ekstrak daun wungu efektif sebagai terapi komplementer peri-implantitis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FKG 186 - 23 Tas e
Uncontrolled Keywords: Wungu leaf extract; peri-implantitis; dental implant
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Tasya Regita PramestiNIM021911133125
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 02 Sep 2026 02:45
Last Modified: 02 Sep 2026 02:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145311
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item