Fatan Afta Ghana (2022) Pengaruh Perbedaan Padat Tebar Terhadap Pertumbuhan dan Biomassa Artemia franciscana. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811133125_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
141811133125_BAB I.pdf Download (437kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133125_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Artemia merupakan salah satu pakan alami yang sampai saat ini paling banyak digunakan dalam usaha budidaya seperti udang dan ikan. Kandungan nutrisi Artemia sp. cukup tinggi, proteinnya mencapai 60%, karbohidrat 20%, lemak 20%, abu 4% dan air 10% (Wibowo et al., 2013). Keberhasilan kultur pada A. franciscana adalah pakan. Firmansyah dkk. (2013), berpendapat bahwa salah satu faktor yang menentukan laju pertumbuhan adalah ketersediaan nutrisi pada pakan yang dipengaruhi oleh jumlah dan kualitas pakan. Faktor lain yang mendukung keberhasilan kultur adalah perbedaan kepadatan. Pratama (2019), padat tebar (stocking density) merupakan faktor pembatas yang berkaitan dengan ruang gerak, kompetisi mendapatkan pakan dan oksigen, juga berpengaruh pada penurunan kualitas air. Kepadatan yang tinggi mendukung produksi biomassa yang tinggi. Pada keadaan lingkungan yang baik dan pakan yang mencukupi, peningkatan kepadatan akan disertai dengan peningkatan hasil (Hepher dan Pruginin, 1981), maka dari itu tujuan penelitian ini adalah pengaruh efektivitas dari perbedaan padat tebar terhadap pertumbuhan dan biomassa A. franciscana dengan menggunakan pakan alami yaitu Chaetoceros calcitrans. Rancangan percobaan yang digunakan adalah uji Independent Samples T-test, dengan 2 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah A. franciscana dengan padat tebar 500 nauplii/L (P1), dan A. franciscana dengan padat tebar 1000 nauplii/L (P2). Parameter utama yang diamati yaitu pertumbuhan berat mutlak (G), laju pertumbuhan berat (GR), laju pertumbuhan berat spesifik (SGR), dan biomassa A. franciscana. Parameter penunjang meliputi panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup, dan data kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan memberikan pengaruh berbeda nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan panjang dan biomassa A. franciscana dan tidak memberikan pengaruh berbeda nyata (p>0,05) pada pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan berat, laju pertumbuhan berat spesifik, dan kelangsungan hidup (SR). Pertumbuhan panjang terbaik selama pemeliharaan 21 hari adalah Artemia dengan perlakuan P1 berkisar antara 2,313±0,886 - 5,990±0,420 mm, dan produksi biomassa tertinggi pada Artemia dengan perlakuan P2 sebesar 22,7 ? 1,797 g. Tidak adanya pengaruh nyata pada pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan berat, laju pertumbuhan berat spesifik disebabkan oleh pengaruh sifat biologi dari A. franciscana.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 52 - 23 Fat p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Artemia franciscana, different density, growth, biomass. | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 01:02 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Sep 2026 01:02 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145364 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


