Noviatus Sholihah, - (2022) Pemodelan Case Growth Rate Covid-19 Berdasarkan Capaian Vaksinasi Di Dki Jakarta Dengan Estimator Truncated Spline Pada Data Longitudinal. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
081811833004_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
081811833004_BAB I.pdf Download (927kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811833004_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) menjadi masalah kesehatan yang mendapatkan perhatian khusus oleh dunia mulai akhir tahun 2019. Kasus Covid-19 di Indonesia hingga 2 Juli 2021 mencapai 2.228.938 kasus dengan presentase laju pertumbuhan kasus atau Case Growth Rate (CGR) sebesar 1,17% yang lebih tinggi dibandingkan dengan angka CGR global sebesar 0,23%, sehingga pemerintah menerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna menekan laju penularan kasus Covid-19 oleh. Provinsi DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi target PPKM Darurat dengan angka CGR yang masih tinggi dibandingkan dengan angka CGR Indonesia dan global yaitu sebesar 1,71%. Menindaklanjuti adanya kebijakan PPKM Darurat untuk menekan laju penularan kasus Covid-19 dengan melihat laju pertumbuhan kasus maka pemerintah mendorong peningkatan capaian vaksinasi selama PPKM Darurat. Sehubungan dengan hal tersebut, maka diperlukan pemodelan statistika untuk mendiskripsikan hubungan fungsional antara CGR dengan waktu pengamatan pada saat PPKM Darurat dan capaian vaksinasi tekhusus vaksinasi dosis kedua. Pemodelan statistika ini dilakukan dengan pendekatan regresi nonparametrik berdasarkan estimator truncated spline untuk menangani pola data yang mengindikasikan adanya kenaikan maupun penurunan yang ekstrem. Berdasarkan hasil estimasi diketahui bahwa pada hari ke-9 hingga hari ke-18 masa PPKM Darurat terjadi penurunan nilai CGR sebesar 0,137% per hari dan untuk capaian vaksinasi juga mengalami penurunan nilai CGR sebesar 0,508% untuk setiap pertambahan capaian vaksinasi dosis kedua sebesar 1% pada capaian vaksinasi dosis kedua lebih dari sama dengan 13,143% dan kurang dari 13,502%. Kota dengan rata-rata penurunan nilai CGR terbesar diantara 5 kota yang menjadi subjek penelitian pada hari ke-9 hingga hari ke-18 adalah Kota Administrasi Jakarta Timur yaitu sebesar 13.3%, sedangkan berdasarkan capaian vaksinasi dosis kedua pada hari ke-9 hingga hari ke-18 yang memiliki rata-rata nilai CGR terbesar adalah Kota Administrasi Jakarta Utara yaitu sebesar 3,58%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.S.30-22 Nov p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Covid-19, CGR, PPKM Darurat, Capaian Vaksinasi, Regresi Nonparametrik Truncated Spline | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HA Statistics | |||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 08:36 | |||||||||
| Last Modified: | 03 Sep 2026 08:36 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145411 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


