Irma Yurita Rosytania, - (2022) Efek Nefroprotektor Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Terhadap Gambaran Kerusakan Sel Ginjal Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Yang Diinduksi Gentamisin. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (189kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (61kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
061811133154.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap tubulus proksimal ginjal tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi Gentamisin berupa degenerasi, nekrosis, dan inflamasi. Tikus putih yang digunakan adalah tikus putih galur Wistar jantan, umur 2-3 bulan, dan berat badan 150-200 gram. Jumlah tikus yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 25 ekor yang dibagi menjadi lima kelompok. Kelompok ini terdiri dari kelompok kontrol negatif (hanya diberikan 1% CMC-Na dan aquadest), kelompok kontrol positif (induksi Gentamisin 80 mg/kg BB), kelompok perlakuan P1 (200 mg/kgBB Ekstrak etanol daun kemangi + Gentamisin 80 mg/kg BB induksi), kelompok perlakuan P2 (400 mg/kgBB ekstrak etanol daun Kemangi + Gentamisin 80 mg/kgBB induksi), dan kelompok perlakuan P3 (800 mg/kgBB ekstrak etanol daun Kemangi + Gentamisin 80 mg/kgBB induksi ). Pada hari ke 18 semua tikus dikorbankan dan diambil organ ginjalnya untuk pemeriksaan mikroskopis dengan pewarnaan Hematoxylin Eosin. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,05), yang berarti perlakuan mempengaruhi variabel penelitian berupa degenerasi, nekrosis, dan inflamasi. Perbedaan antar perlakuan ditunjukkan berdasarkan hasil uji Mann-Whitney. Mekanisme kerja ekstrak etanol daun kemangi sebagai proteksi terhadap ginjal didasarkan pada efektivitasnya sebagai antioksidan dan antiinflamasi dengan mencegah stres oksidatif, meningkatkan enzim antioksidan, dan menghambat sitokin proinflamasi. Kesimpulan dari penelitian ini, pemberian ekstrak etanol daun kemangi dengan dosis 200, 400, dan 800 mg/kg BB berpengaruh dalam mencegah kerusakan ginjal yang ditandai dengan penurunan derajat kerusakan berdasarkan hasil skoring pada berupa degenerasi, nekrosis, dan inflamasi pada tubulus proksimal pada ginjal tikus.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKH. 29 - 23 Irm e | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ekstrak etanol daun kemangi, gentamisin, ginjal, nefroprotektor, tikus putih. | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture | |||||||||
| Divisions: | 06. Fakultas Kedokteran Hewan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 07:45 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Sep 2026 07:45 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/145456 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


