EKSISTENSI UNGKAPAN PAMALI SEBAGAI MITOS WANITA JAWA DI KECAMATAN BENOWO DAN PAKAL, SURABAYA

VIRDA WULANDARI (2015) EKSISTENSI UNGKAPAN PAMALI SEBAGAI MITOS WANITA JAWA DI KECAMATAN BENOWO DAN PAKAL, SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (199kB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (103kB)
[img] Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (115kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf

Download (213kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only until 4 June 2023.

Download (172kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only until 4 June 2023.

Download (329kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only until 4 June 2023.

Download (106kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (107kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only until 4 June 2023.

Download (114kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ungkapan pamali merupakan sebuah kalimat atau gabungan kata yang terbentuk atau terdiri dari kata pantang (larangan) dan sebuah tindakan (implikatur) yang memiliki sebuah makna. Ungkapan pamali masyarakat Jawa sampai saat ini masih memiliki eksistensi, salah satunya di kecamatan Benowo dan Pakal, Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian deskripstif yang menganalisis bentuk, makna, dan eksistensi bagi wanita Jawa di kecamatan Benowo dan Pakal, Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk, makna, dan eksistensi ungkapan pamali bagi wanita Jawa di Surabaya, khususnya di kecamatan Benowo dan Pakal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa data tertulis atau lisan di dalam masyarakat bahasa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik cakap bertemu muka dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini adalah (1) ditemukannya ungkapan-ungkapan pamali yang masih eksis di Benowo dan Pakal, diantaranya adalah ungkapan pamali bagi wanita yang menggunakan penanda ingkar ojo, gak oleh, dan gak ilok. (2) makna ungkapan pamali bagi wanita Jawa di Benowo dan Pakal terbagi menjadi dua macam, yaitu makna berdasarkan bentuk dan fungsinya. (3) eksistensi ungkapan pamali di Benowo dan Pakal dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, yaitu (1) perasaan takut atau rasa khawatir, (2) adanya dampak nyata dari bentuk pamali tersebut, (3) tuntutan atau paksaan dari orang tua, (4) adanya kesadaran dari diri sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS.BI 15/15 Wul e
Uncontrolled Keywords: WOMEN JAVA
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion > BL458 Women in Comparative Religion
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsNIM
VIRDA WULANDARINIM121111044
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDwi Handayani, Dra., M. HumNIDN'0016026704
Depositing User: shiefti dyah alyusi
Date Deposited: 19 May 2015 12:00
Last Modified: 04 Jun 2020 15:11
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/14556
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item