ZULFAN RIZKY RAHMANSYAH, - (2022) Profil Pasien Tuberkulosis dengan Resisten Obat RSUD Dr. Soetomo Periode Januari - Desember 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (401kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (41kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
KKA KK S.FK.D 17 - 23 Zul p.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan: Tuberkulosis Resistan Obat adalah suatu keadaan dimana bakteri Mycobacterium tuberculosis resisten terhadap obat antituberkulosis lini pertama, sehingga penderita tuberkulosis yang resistan terhadap obat harus mengkonsumsi obat kombinasi (obat antituberkulosis lini kedua). Tujuan: Untuk mengetahui profil pasien tuberkulosis resisten obat di RSUD Dr. Soetomo 2020. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain retrospektif. Subyek penelitian adalah seluruh pasien di RSUD Dr. Soetomo yang terdiagnosis Tuberkulosis Resistan Obat yang dibuktikan dengan hasil biakan resisten dan/atau rapid microbiological test (GeneXpert) dan terkonfirmasi klinis sejak Januari 2020 hingga Desember 2020. Hasil: Hasil penelitian ini adalah 82 dari 1760 pasien suspek TB resistan obat terkonfirmasi klinis sebagai pasien TB resistan obat. Karakteristik pasien menunjukkan bahwa mereka didominasi oleh laki-laki. Usia rata-rata pasien adalah 41,65 tahun dengan kelompok usia terbanyak adalah 41-50 dan 51-60 tahun, masing-masing, 23,17%. Persentase tertinggi pasien tidak bekerja sebanyak 17,07% diikuti ibu rumah tangga dan pelajar masing-masing sebesar 12,20%. Namun, 28,05% pasien tidak memiliki data mengenai pekerjaannya. Pasien terbanyak berasal dari Kota Surabaya (74,39%) diikuti Kabupaten Bangkalan (14,63%). Sebagian besar pasien adalah rujukan dari rumah sakit pemerintah. HIV dan DM pada masing-masing 3,66% dan 18,29% pasien TB yang resistan terhadap obat. Namun, 39,02% pasien tidak memiliki data mengenai hasil tes HIV. 2,44% pasien EPTB RO. Sebagian besar pasien tuberkulosis resisten obat merupakan kasus kambuh (36,59%) diikuti dengan kategori kasus baru (34,15%). Jumlah pasien yang sembuh dari TB resistan obat adalah 47,56%, diikuti angka kematian 18,29%, mangkir 17,07%. Namun, 14 pasien tidak memiliki data tentang hasil pengobatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 17 - 23 Zul p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | tuberkulosis, resistensi obat | |||||||||
| Subjects: | R Medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 06:07 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 06:07 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146050 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


