Isnatul Umu Shohifah (2022) Korelasi Antara Faktor Kualitas Air Terhadap Kadar Glukosa Ikan Kerapu Cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) Yang Dipelihara Di Tambak. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141711133130 hal i.pdf Download (589kB) |
|
|
Text (BAB 1)
141711133130 bab 1.pdf Download (135kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141711133130.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
" Ikan kerapu cantang merupakan hasil persilangan antara betina kerapu macan (Ephinepelus fuscoguttatus) dengan jantan kerapu kertang (Ephinepelus lanceolatus). Hasil persilangan keduanya mempunyai sifat mudah dibenihkan seperti kerapu macan dan mempunyai pertumbuhan yang cepat seperti kerapu kertang. Angka ekspor ikan kerapu di Indonesia setiap tahunnya cukup stabil, tercatat nilai ekspor ikan kerapu pada tahun 2016 sebesar 32,18 juta US$ dan pada tahun 2017 sebesar 16,42 juta US$. Perlu upaya peningkatan produksi yang signifikan agar dapat memenuhi kebutuhan pasar ekspor yang terus mengalami peningkatan tiap tahunnya yakni sebesar 30,75% per tahun. Peningkatan produksi ikan dapat dilakukan dengan cara budidaya yang baik dan benar. Salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam budidaya ikan adalah faktor kualitas air. Kualitas air yang tidak optimal akan menyebabkan ikan stres bahkan mengalami kematian. Kualitas air yang tidak stabil mampu mempengaruhi kondisi fisiologis sehingga menyebabkan stres pada ikan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor kualitas air manakah yang paling berpengaruh terhadap kadar glukosa sebagai indikator stres ikan kerapu cantang. Data kualitas air selama penelitian dirata-rata sehingga didapat nilai tiap parameter. Hasil rata-rata tiap parameter kualitas air yakni suhu 31,9°C, DO 5,6 mg/l, salinitas 36,7 ppt, pH 7,1, kecerahan 45 cm, nitrit 0,016 mg/l, nitrat 1,31 mg/l, amonia 1,3 mg/l dan BOD 5,39 mg/l. Hasil rata-rata pengukuran kadar glukosa ikan kerapu cantang pada diperoleh sebesar 46,58 mg/dL. Nilai tersebut melebihi kadar glukosa ikan kerapu normal yakni antara 28,8-34,2 mg/dL. Kadar glukosa ikan yang tidak normal menandakan bahwa ikan mengalami stres. Panjang rata-rata ikan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 21,6 cm dengan berat rata-rata 175,2 gr. Hasil penelitian menunjukan variabel independen dan variabel dependen memiliki hubungan sebesar 53% untuk kolam 4, 32,6% untuk kolam 5 dan 49,7% pada kolam 6. Hasil uji F pada kolam 4, 5 dan 6 didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, artinya bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen secara simultan. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda, pada kolam 4 yang berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap kadar glukosa ikan kerapu cantang adalah suhu, salinitas dan amonia. Hasil analisis pada kolam 5 menunjukkan bahwa hanya suhu yang berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap kadar glukosa ikan kerapu cantang. Sedangkan pada kolam 6 menunjukkan bahwa suhu, DO dan amonia yang berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap kaar glukosa ikan kerapu cantang"
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A.22-22 Isn k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas Air, Kadar Glukosa, Ikan Kerapu Cantang | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 07:33 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Sep 2026 07:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146078 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


