Pengaruh Paparan Murottal Surat Al-Faatihah, Yaasiin, Dan Ar-Rahmaan Selama Kebuntingan Terhadap Kadar Kortisol Induk Dan Jumlah Sel Glia Cerebellum Rattus Norvegicus Baru Lahir

Nurul Ainia (2022) Pengaruh Paparan Murottal Surat Al-Faatihah, Yaasiin, Dan Ar-Rahmaan Selama Kebuntingan Terhadap Kadar Kortisol Induk Dan Jumlah Sel Glia Cerebellum Rattus Norvegicus Baru Lahir. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011814653001_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011814653001_BAB I.pdf

Download (370kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011814653001_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan merupakan waktu transisi dan perubahan kompleks pada fisik yang dapat menimbulkan kecemasan. Ibu hamil rentan terkena komplikasi dan penyakit yang disebabkan oleh keadaan emosional Irama murottal yang konstan dan teratur mempunyai efek relaksasi dan akan dapat memunculkan gelombang delta di daerah frontal dan sentral sebelah kanan dan kiri otak. Terkontrolnya emosi dan gerakan ini dapat memengaruhi perilaku baik secara fisik dan non fisik. Tujuan : Menganalisis kadar kortisol pada induk Rattus norvegicus serta jumlah sel Glia (Mikroglia, Astrosit, Oligodendrosit) pada Rattus norvegicus baru lahir yang dipapar murrottal surat Al-Fatihaah, Yaasiin, Ar-Rahmaan dan tidak diberikan paparan apapun. Metode : Penelitian eksperimental dengan post test only control group design. Digunakan hewan coba Rattus norvegicus sebagai model pemberian stimulasi murottal surat Al-Fatihaah, Yaasiin, Ar-Rahmaan. Dilakukan pembuntingan dirandomisasi menjadi 4 kelompok. Perlakuan diberikan hari mulai ke 10-19 kebuntingan, selama 1 jam di ruang kedap suara, intensitas 65 Db. Induk Rattus norvegicus di terminasi dan diukur kadar kortisol dalam darah pagi hari pukul 09.00 menggunakan metode ELIZA sedangkan Rattus norvegicus baru lahir didekapitasi dan diseksi otaknya lalu dihitung jumlah sel glia menggunakan Hematoksilin - Eosin dan dianalisis dengan statistik. Hasil : Terdapat perbedaan bermakna kadar kortisol antar kelompok pada Induk Rattus norvegicus induk Rattus norvegicus dengan rerata kortisol terendah pada paparan murottal surat Al-Faatihah (1,78 ± 1,07). Terdapat perbedaan jumlah sel glia cerebellum Rattus norvegicus baru lahir antar kelompok. Jumlah rerata Mikroglia tertinggi adalah pada kelompok paparan murottal surat Al-Faatihah (6,10 ± 0,84). Jumlah rerata Oligodendrosit tertinggi adalah pada kelompok paparan murottal surat Al-Faatihah (31,42 ± 8,41. Jumlah rerata Astrosit tertinggi adalah pada kelompok paparan murottal surat Al-Faatihah (155,4 ± 53,7). Kesimpulan : Ada perbedaan bermakna pada kadar kortisol induk Rattus norvegicus antar kelompok dengan kadar kortisol terendah pada kelompok murrotal surat Al-Faatihahdan perbedaan bermakna pada jumlah sel glia Rattus norvegicus baru lahir pada kelompok murottal surat Al-Faatihah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KR 07 - 23 Nur p
Uncontrolled Keywords: murottal, Rattus norvegicus, glia, cortisol
Subjects: Q Science > QP Physiology > P351-495 Neurophysiology and neuropsychology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi
Creators:
CreatorsNIM
Nurul AiniaNIM011814653001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorHermanto Tri JoewonoNIDN8817900016
Thesis advisorAshon Sa'adiiUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 10 Sep 2026 03:02
Last Modified: 10 Sep 2026 03:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146136
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item