DHIAN SATYA RACHMAWATI (2022) KETAHANAN KELUARGA (FAMILY RESILIENCE) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGOBATAN PADA PENDERITA TB PARU DI WILAYAH SURABAYA. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
101717087320_HALAMAN JUDUL.pdf Download (657kB) |
|
|
Text (BAB I)
101717087320_BAB I.pdf Download (71kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101717087320_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Penderita TB Paru yang akan menjalani pengobatan dalam jangka waktu yang lama cenderung mengalami kondisi yang menyebabkan penderita tidak patuh dalam program pengobatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengembangkan model ketahanan keluarga (Family Resilience) sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pengobatan penderita TB Paru. Metode:Penelitian ini terdiri dari dua tahap I pengembangan model dan tahap II uji coba model. Tahap I merupakan penelitian observasional analitik dengan cross sectional design. Sampel 160 responden diambil menggunakan multistage random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Tahap II merupakan penelitian quasi-eksperimental. Sampel sebanyak 60 responden dibagi 2 kelompok, masing-masing 30 responden di kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Analisis menggunakan Paired T-tes, Independent T-Test dan Mann-whitney. Hasil penelitian dan Temuan Baru: Hasil tahap 1 menunjukkan pengembangan model ketahanan keluarga merupakan model yang baik. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan yaitu faktor individu, stress individu dan keyakinan individu serta faktor keluarga, faktor sosial, stressor keluarga, stress keluarga, koping dan ketahanan keluarga (seluruhnya nilai t-statistik >1,96). Hasil tahap 2 menunjukkan penerapan model ketahanan keluarga berpengaruh terhadap peningkatan ketahanan keluarga (p=0.001), keyakinan individu (p=0.001) dan kepatuhan pengobatan penderita TB Paru (p=0.001). Ketahanan keluaga merupakan faktor yang memiliki kontribusi paling besar dalam kepatuhan pengobatan. Kesimpulan: Model ketahanan keluarga (Family Resilience) memberikan pengaruh terhadap kepatuhan penderita TB Paru melaksanakan program pengobatan. Upaya memperbaiki faktor sosial, stressor, stress dan kemampuan problem solving and coping skill keluarga perlu dilakukan untuk meningkatkan ketahanan keluarga dan akhirnya mampu meningkatkan kepatuhan pengobatan.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK D.FKM. 16 - 23 Dhi k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Family Resilience, Medication Adherence, Individual Beliefs, Pulmonary TB | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis |
|||||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Doktor Ilmu Kesehatan | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 03:33 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 03:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146143 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


