Arif Iqbal Zabrina (2022) Hubungan Tindakan Restraint Terhadap Respon Fisik, Kognitif, Dan Emosi Pada Pasien Dengan Gangguan Jiwa Di Ruang Unit Perawatan Intensif Psikiatri Rumah Sakit Jiwa Rsjd Dr. Rm. Soedjarwadi Klaten. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
S.FKP.45-22-HAL I.pdf Download (798kB) |
|
|
Text (BAB 1)
S.FKP.45-22-BAB 1.pdf Download (103kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
S.FKP.45-22.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pendahuluan : Tindakan Restrain adalah upaya yang dilakukan pada pasien gangguan jiwa agresif. Tujuannya melumpuhkan individu secara aman. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 706.688 penduduk Indonesia yang mengalami gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tindakan restraint terhadap respon fisik,kognitif dan emosi di RSJD DR. RM Soedjarwadi Klaten. Metode : Deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian 104 pasien yang di restraint.Variabel independen dalam penelitian ini adalah tindakan restraint dengan variabel dependen adalah respon fisik,kognitif dan emosi pasien. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner respon fisik, respon kognitif dan respon emosi. Data di analisis dengan uji korelasi Chi-square untuk menganalisis hubugan tindakan restraint terhadap respon fisik, kognitif, dan emosi dengan tingkat signifikansi ? < 0,05. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa respon kognitif (p=0.031) dan (r=0.251) serta respon emosi (p=0.000) dan (r=0.548) memiliki hubungan yang signifikan dengan tindakan restraint terhadap pasien gangguan jiwa Diskusi: Respon dari tindakan restraint berdasarkan penelitian di RSJD DR. RM Soejarwadi Klaten cenderung negatif secara fisik membuat luka, secara kognitif prepektif klien mengenai restraint buruk tetapi beberapa saat perilaku agresif klien dapat berkurang dan secara emosi klien dapat terkontrol perilakunya sehigga membuat diri dan lingkungan nyaman serta aman. Perlu adanya inovasi dalam penanganan perilaku agresif seperti menggunakan strategi komunikasi, pendidikan klien, latihan asertif, perubahan lingkungan, serta harus ada SPO yang jelas mengenai tindakan restraint di setiap rumah sakit sehingga apabila tindakan restraint harus di gunakan dapat diminimalkan efek cedera fisik dan psikologis pasien.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S FKP 45/22 Ari h | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Retraint, Respon fisik, Kognitif, Emosi. | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry R Medicine > RT Nursing |
||||||
| Divisions: | 13. Fakultas Keperawatan > S1 Keperawatan | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 05:37 | ||||||
| Last Modified: | 10 Sep 2026 05:37 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146188 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


