Efek Latihan Aerobik Intradialisis Intensitas Ringan Menggunakan Cycle Ergometer Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah Pasien End Stage Renal Disease yang Menjalani Hemodialisis Rumatan

DILIA RATNA DEWI (2022) Efek Latihan Aerobik Intradialisis Intensitas Ringan Menggunakan Cycle Ergometer Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Bawah Pasien End Stage Renal Disease yang Menjalani Hemodialisis Rumatan. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011818166306_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011818166306_BAB I.pdf

Download (394kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011818166306_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pasien End Stage Renal Disease (ESRD) yang menjalani hemodialisis (HD) cenderung kurang aktif dan mengalami penurunan kapasitas latihan. Penurunan kinerja fisik ekstremitas bawah pada pasien ESRD dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian. Latihan intradialisis adalah pilihan yang paling memungkinkan. Program latihan intradialisis sebagian besar adalah latihan aerobik. Latihan aerobik, walaupun dengan intensitas rendah, dapat memberikan tahanan yang cukup untuk meningkatkan fungsi otot pada pasien ESRD. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan aerobik intradialisis intensitas ringan menggunakan cycle ergometer terhadap kekuatan otot ekstremitas bawah dengan uji 30 second sit to stand (30STS) pada pasien ESRD yang menjalani HD rumatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan pre and post-test randomized control group. Sebanyak 30 pasien ESRD yang menjalani HD dibagi secara acak menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Terdapat 2 subjek putus uji sehingga didapatkan 28 pasien ESRD yang dapat melanjutkan penelitian hingga akhir. Kelompok perlakuan mendapatkan program latihan aerobik intradialisis intensitas rendah dengan cycle ergometer, dua kali seminggu, selama 12 minggu. Uji 30 STS dievaluasi pada awal dan setelah 12 minggu pada kedua kelompok. Data dianalisis dalam program SPSS. Hasil: Tidak terdapat perbedaan bermakna antara hasil uji 30STS untuk kedua kelompok pada awal. Terdapat peningkatan bermakna pada rerata hasil uji 30 STS sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan dengan efek besar. Kesimpulan: Latihan aerobik intradialisis intensitas rendah menggunakan cycle ergometer selama 12 minggu pada pasien ESRD yang menjalani hemodialisis rumatan meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.IFR 14 - 23 Dil e
Uncontrolled Keywords: Aerobic Exercise, End Stage Renal Disease, Hemodialysis, Intradialytic Exercise, 30 Seconds Sit to Stand test
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM930-931 Rehabilitation therapy
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
DILIA RATNA DEWINIM011818166306
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorANDRIATINIDN0004016106
Thesis advisorINGGAR NARASINTAUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 11 Sep 2026 06:20
Last Modified: 11 Sep 2026 06:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146262
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item