IDFI SETYANINGRUM (2022) Dampak Program Kemitraan Terhadap Produktivitas Industri Mikro dan Kecil Di Indonesia. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
041617037307_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
041617037307_BAB I.pdf Download (911kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
041617037307_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Sektor industri mikro dan kecil di Indonesia memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan. Terlepas dari kontribusinya yang signifikan tersebut, rata-rata kontribusi output industri mikro dan kecil masih berkisar 10 persen dari keseluruhan output industri di Indonesia. Jika dibandingkan dengan industri menengah dan besar, industri mikro dan kecil masih belum memiliki kontribusi output yang signifikan. Industri mikro dan kecil di Indonesia umumnya mengalami kesulitan: modal, pemasaran, persaingan bisnis, bahan baku, produksi, keterampilan, pengetahuan, teknologi, dan efisiensi teknis. Salah satu alternatif untuk mengatasi kesulitan industri mikro dan kecil adalah bermitra dengan industri besar. Hal ini tertulis dalam UU No. 20 Tahun 2008 yang diimplementasikan dalam PP No 17 Tahun 2013. Realitanya, kemitraan antara industri mikro dan kecil dengan industri besar belum berjalan sesuai harapan. Hal ini dibuktikan dengan data persentase industri mikro dan kecil yang baru menjalin kemitraan masih berada pada angka 8,28 persen. Dari persentase tersebut, sebesar 93,93 persen menyatakan bahwa kemitraan yang dijalankan memberikan dampak positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemitraan terhadap peningkatan produktivitas industri mikro dan kecil di Indonesia, melalui model stochastic production frontier dengan menggunakan unbalanced pseudo panel data. Data yang digunakan berasal dari hasil survei Badan Pusat Statistik pada 255.063 industri dengan periode 2010-2015. Hasil penelitian menemukan bahwa kemitraan dalam bentuk bahan baku, pemasaran, dan teknologi terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi produksi pada industri mikro. Di lain sisi, kemitraan bentuk modal dan pemasaran memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan efisiensi pada industri kecil. Beberapa upaya efisiensi yang bisa dilakukan oleh industri mikro dan kecil yaitu, efisiensi sisa bahan baku yang terbuang, efisiensi layout produksi (konsep pull system), dan optimalisasi penerapan konsep lean manufacturing
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.FEB 08 - 23 Idf d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Partnership, Micro and Small Industry, Productivity, Indonesia | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory | |||||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Doktoral Ilmu Ekonomi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 06:47 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 06:47 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146265 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


