SHEIRLY AFRILIANS PUTRY R, - (2022) PROFIL PENGETAHUAN DAN TINDAKAN MASYARAKAT TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI (KIPI) VAKSIN COVID-19 PADA ORANG DEWASA DI KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text
cover.pdf Download (267kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (60kB) |
|
|
Text (full text)
051811133009.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
"Coronavirus Disease (COVID-19) merupakan penyakit yang baru ditemukan di akhir 2019 tepatnya di Kota Wuhan, Cina. Setelah kemunculannya COVID-19 menjadi perhatian bagi seluruh masyarakat dunia karena sangat cepat menular dan menyebabkan angka kematian yang tinggi. Peningkatan jumlah kasus positif dari waktu ke waktu membuat Pemerintah Indonesia melakukan upaya penanganan yang lebih efektif yaitu dengan vaksinasi. Hingga total ada 10 jenis vaksin yang telah digunakan Indonesia dalam menangani pandemi COVID-19. Vaksinasi COVID-19 awalnya hanya dilakukan pada kelompok usia dewasa dan lansia, namun seiring dengan berjalannya waktu saat ini pelaksanaan vaksinasi juga mencakup rentang usia anak-anak hingga lansia. Pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan di seluruh Indonesia tidak terkecuali Kota Surabaya. Sama seperti produk farmasi lainnya, vaksin juga memiliki efek samping yang merugikan yang dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). KIPI yang terjadi dapat menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan bagi masyarakat termasuk bagi orang dewasa. Pengetahuan yang baik akan mendasari tindakan yang tepat dalam hal ini untuk mengatasi dan melaporkan ketika terjadi KIPI. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil pengetahuan dan tindakan masyarakat tentang KIPI vaksin COVID-19 pada orang dewasa usia 18-60 tahun di Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian survei cross-sectional dengan teknik non random sampling dengan pendekatan accidental sampling. Kriteria inklusi responden antara lain orang dewasa berusia 18-60 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi minimal dosis pertama dan berdomisili di Kota Surabaya. Analisis data yang dilakukan yaitu meggunakan analisis deskriptif yang menunjukkan distribusi frekuensi dan persentase dari masing-masing variabel, seperti pengetahuan, profil Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), dan tindakan masyarakat dewasa dalam mengatasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Responden yang telah berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 215 orang. Berdasarkan hasil penelitian, sebanyak (92; 42,7 %) memiliki pengetahuan yang buruk. Gejala KIPI yang paling banyak ditimbulkan dari penggunaan vaksin COVID-19 terhadap masyarakat dewasa pada dosis 1 mengantuk (22; 10,6%), nyeri pada lokasi suntikan (22; 10,6%) dan demam (21; 10,1%); gejala KIPI yang paling banyak ditimbulkan dari penggunaan vaksin COVID-19 terhadap masyarakat dewasa pada dosis 2 adalah nyeri pada lokasi suntikan (16; 8,5%), mengantuk (16; 8,5%) dan demam (17; 9,1%); sedangkan gejala KIPI yang paling banyak ditimbulkan dari penggunaan vaksin COVID-19 terhadap masyarakat dewasa pada dosis 3 adalah nyeri pada lokasi suntikan (28; 17,9%), mengantuk sebanyak (16; 10,2%) dan demam (19; 12,1%). Sedangkan, tindakan masyarakat dewasa dalam mengatasi KIPI vaksin COVID-19 pada dosis 1, 2, dan 3 dilakukan paling banyak dengan menggunakan obat untuk mengatasi gejala KIPI (63; 45,7%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah proporsi terbesar responden memiliki pengetahuan yang buruk tentang vaksinasi COVID-19 dan KIPI vaksin COVID-19. Nyeri di tempat suntikan, demam dan mengantuk merupakan tiga besar gejala KIPI vaksin COVID-19 yang dialami oleh masyarakat dewasa. Perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sehingga masyarakat tidak salah persepsi dan khawatir berlebihan akan potensi terjadinya efek samping akibat vaksinasi COVID-19. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FF 80 - 23 She p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Action, Adult. AEFI, COVID-19, Knowledge | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica | ||||||
| Divisions: | 05. Fakultas Farmasi > S1 Farmasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 03:44 | ||||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 03:44 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146368 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


