SAVITRI KUNTAR (2022) TELAAH SISTEMATIS META ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KADAR ZINK DAN ZAT BESI DENGAN KEJANG DEMAM PADA ANAK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728116306_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011728116306_BAB I.pdf Download (226kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728116306_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang: Kejang demam sering terjadi pada populasi anak; Frekuensi kejang demam sangat dipengaruhi oleh variabel herediter. Variabel lain, seperti seng dan besi, mungkin memiliki peran penting dalam kejadian kejang demam. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan kadar seng dan besi pada anak kejang demam. Metode: Sumber data yang diterbitkan dari PubMed, Proquest, Portal Garuda, dan Web of Science yang diterbitkan pada tahun 2000-2021 diperiksa dengan cermat untuk penelitian relevan yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Kami mengumpulkan dan meninjau total 30.849 jurnal. Hanya studi observasional tentang hubungan antara seng serum dan kadar zat besi dan frekuensi kejang demam pada anak usia enam bulan hingga lima tahun yang dimasukkan. Analisis dilakukan pada variabel seng dan besi (SI, TIBC, dan feritin), dan kejang demam. Analisis sensitivitas dilakukan setelah semua data digabungkan dengan model random effect atau fixed effect. Hasil: Pada 30 studi kasus kontrol dengan total 4.158 pasien. Dari pemeriksaan zinc didapatkan 15 penelitian dengan 922 pasien kejang demam dan 666 pasien demam tanpa kejang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien demam dengan kejang memiliki kadar seng yang lebih rendah dibandingkan pasien dengan demam tanpa kejang (SMD= -1,36 [-1,89, -0,84], p<0,00001). Pada pemeriksaan, kadar feritin dan besi serum ditemukan rendah dibandingkan dengan pasien dengan demam tanpa kejang, (SMD= -0.79 [-1.15, -0.43], p<0.00001 dan SMD= -0.60 [-1.04, -0.16], p=0,007). Studi kapasitas pengikatan besi total menemukan perbedaan yang signifikan antara pasien dengan demam dan kejang dibandingkan dengan pasien dengan demam tetapi tanpa kejang. Kesimpulan: Kadar seng dan besi serum rendah pada anak kejang demam. Meta-analisis ini menemukan hubungan antara kadar seng dan besi yang rendah dan kejang pada anak yang demam.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK T.FK.KK 110 - 23 Sav t | ||||
| Uncontrolled Keywords: | febrile seizure, zinc, ferritin, serum iron, total iron binding capacity, children | ||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents | ||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 07:15 | ||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 07:15 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146401 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


