Alfin Windarjati Wyoso (2022) Korelasi Antara Aktivitas Fisik Dan Fungsi Mobilitas Dengan Sindroma Lokomotif Pada Lansia. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011618166307_HALAMAN JUDUL.pdf Download (698kB) |
|
|
Text (BAB I)
011618166307_BAB I.pdf Download (496kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011618166307_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pada populasi lansia salah satu penyebab disabilitas kronik yang paling sering ditemukan adalah sindroma lokomotif. Ini diakibatkan oleh fungsi mobilitas yang menurun akibat gangguan organ lokomotif. Aktivitas fisik pada lansia diketahui mulai menurun dibandingkan saat usia dewasa muda, dan diperlukan fungsi mobilitas yang baik untuk dapat melaksanakan aktivitas fisik sehari-hari. Dari fakta yang telah diungkapkan, perlu diteliti korelasi antara aktivitas fisik dan fungsi mobilitas dengan sindroma lokomotif. Tujuan: Menganalisis korelasi antara aktivitas fisik dan fungsi mobilitas dengan sindroma lokomotif pada lansia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik crosssectional. Sebanyak 44 peserta (15 pria dan 29 wanita) usia 60-78 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini setelah dilakukan penapisan dengan kuesioner Loco-check versi bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan pengisian International Physical Activity Questionnaire – Short Form (IPAQ-SF) dan pemeriksaan Five Time Sit To Stand (FTSTS). Korelasi antara skor IPAQ-SF dan FTSTS dengan skor Loco-check dianilisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Uji korelasi antara skor IPAQ-SF dan Loco-check menunjukkan hasil yang tidak bermakna. uji korelasi antara nilai FTSTS dan Loco-check menunjukkan hasil yang bermakna (p = 0,008), dengan koefisien korelasi r = 0,395. Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi antara aktivitas fisik yang dinilai dengan IPAQ-SF dan sindroma lokomotif yang dinilai dengan Loco-check, serta terdapat korelasi antara fungsi mobilitas yang diukur dengan FTSTS dan sindroma lokomotif yang dinilai dengan Loco-check.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.IFR 12 - 23 Alf k | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Locomotive syndrome, Loco-check, FTSTS, physical activity, IPAQ, elderly | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran Fisik Dan Rehabilitasi (Spesialis) | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 08:15 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Sep 2026 08:15 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146421 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


