Model Kesejahteraan Psikologis Remaja Generasi Z Pengguna Media Sosial di Kota Mataram

ERA MUTIARA PERTIWI (2022) Model Kesejahteraan Psikologis Remaja Generasi Z Pengguna Media Sosial di Kota Mataram. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
111617127318_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
111617127318_BAB I.pdf

Download (167kB)
[img] Text (FULLTEXT)
111617127318_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Generasi Z sebagai digital native adalah pengguna media sosial yang paling aktif dan juga paling rentan menerima dampak penggunaan media sosial terhadap perkembangan psikososial mereka. Berbagai literatur dan hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak dan remaja. Namun pada saat yang sama, penggunaan media sosial juga dapat bermanfaat dan memiliki efek positif bagi kesejahteraan psikologis Generasi Z. Penelitian ini bertujuan membangun model kesejahteraan psikologis remaja Generasi Z pengguna media sosial berdasarkan Use and Gratification Theory, dengan melihat pengaruh harga diri, ketergantungan media sosial, dan motif penggunaan media sosial melalui hubungan mediasi dan moderasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan terlebih dahulu melakukan beberapa adaptasi skala alat ukur yang digunakan. Subyek penelitian adalah Generasi Z dengan rentang usia remaja 12 – 21 tahun yang merupakan siswa/siswi SMP dan SMA serta mahasiswa di Kota Mataram, terdiri atas 282 remaja laki-laki dan 365 remaja perempuan. Pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan multistage random sampling dan analisis data menggunakan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kesejahteraan psikologis remaja Generasi Z ini telah sesuai (fit) dengan data di lapangan. Berdasarkan hasil uji hipotesis terbukti bahwa harga diri dan ketergantungan media sosial secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan psikologis Generasi Z. Ketergantungan media sosial juga terbukti signifikan sebagai mediator dalam hubungan antara harga diri dan kesejahteraan psikologis. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa motif maintain existing relationship berpengaruh positif yang memperkuat dampak ketergantungan media sosial terhadap kesejahteraan psikologis. Sebaliknya motif meet new people and socializing berpengaruh negatif, yaitu memperlemah dampak ketergantungan media sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja generasi Z. Berdasarkan hasil penelitian ini penting bagi remaja untuk mampu menilai diri secara positif, mengembangkan kontrol diri dan regulasi diri, serta memahami dan menggunakan media sosial secara tepat sesuai kebutuhan pribadi. Orangtua dan pihak sekolah diharapkan memiliki pemahaman perkembangan remaja di era digital dan pola pengasuhan yang tepat, memberi dukungan agar remaja memiliki nilai diri yang positif yang akan membantu remaja menghadapi segala masalah secara positif sehingga memberi dampak positif terhadap kesejahteraan psikologis mereka.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 D.Psi 08 - 23 Era m
Uncontrolled Keywords: psychological well-being, social media addiction, self-esteem, motives for social media usage, generation z.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF712-724.85 Developmental Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S3 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
ERA MUTIARA PERTIWINIM111617127318
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDEWI RETNO SUMINARNIDN0013036606
Thesis advisorRAHKMAN ARDINIDN0019058201
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 15 Sep 2026 00:14
Last Modified: 15 Sep 2026 00:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146707
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item