FAJAR HERBOWO NIANTIARNO (2022) MANFAAT ANTIOKSIDAN PADA PASIEN CEDERA OTAK TRAUMATIK SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS. Other thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011718206307_HALAMAN JUDUL.pdf Download (147kB) |
|
|
Text (BAB I)
011718206307_BAB I.pdf Download (39kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011718206307_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Cedera otak traumatik merupakan masalah kesehatan global dengan 10 juta orang yang terdampak setiap tahunnya. Buruknya prognosis dari pasien cedera otak traumatik dapat disebabkan oleh peningkatan produksi radikal bebas akibat peningkatan aktifitas stres oksidatif pada cedera otak sekunder. Pemberian antioksidan dapat digunakan untuk mengurangi produksi radikal bebas pada pasien cedera otak traumatik dan diharapkan mempengaruhi luaran dan mortalitas. Studi ini adalah studi tinjauan sistematis untuk mengetahui peran antioksidan terhadap luaran penderita cedera otak traumatik berdasarkan nilai Glasgow Outcome Scale/-Extended (GOS/-E) dan mortalitas. Seleksi jurnal dilakukan dengan panduan dari Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta Analysis Protocol. Studi yang dimasukkan adalah studi Randomized Controlled Trial (RCT) dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia yang terbit dari Januari 2000 hingga Januari 2022. Sebanyak 482 studi ditemukan pada pencarian awal, setelah melewati proses penyaringan 19 studi dimasukkan untuk sintesis data kualitatif. Terdapat beberapa antioksidan yang telah diteliti secaara RCT sebagai terapi pada pasien dengan cedera otak traumatik, yaitu progesteron, kortikosteroid, N-acetylcystein, vitamin C, vitamin E, zinc, taurin, probiotik, ekstrak kulit kayu pinus Perancis, dan dexanabinol. Berdasarkan tinjauan sistematis yang kami lakukan hingga saat terdapat beberapa studi uji klinik fase II tentang agen antioksidan (progesteron, vitamin E dan dexanabinol) yang memberikan manfaat pada luaran fungsional pasien cedera otak traumatik berdasarkan nilai GOS/-E maupun pada status mortalitas. Penelitian lain berupa uji klinik diperlukan menggunakan sampel yang lebih homogen atau menambahkan terapi dengan mekanisme kerja lain untuk dikombinasikan bersama antioksidan.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.BS 14 - 23 Faj m | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Antioxidant, traumatic brain injury, Glasgow outcome scale, mortality | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Bedah Saraf | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 00:21 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Sep 2026 00:21 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146721 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


