PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN BASIL (OCIMUM BASILICUM L.) DOSIS BERTINGKAT TERHADAP KADAR PROSTAGLANDIN E2 (PGE2) DAN JUMLAH SEL MAST PADA MUS MUSCULUS MODEL ENDOMETRIOSIS

KHAFIDHIYAH NUR INSANIYAH (2022) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN BASIL (OCIMUM BASILICUM L.) DOSIS BERTINGKAT TERHADAP KADAR PROSTAGLANDIN E2 (PGE2) DAN JUMLAH SEL MAST PADA MUS MUSCULUS MODEL ENDOMETRIOSIS. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011924653001_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (189kB)
[img] Text (BAB I)
011924653001_BAB I.pdf

Download (52kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011924653001_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Endometriosis merupakan penyakit inflamasi yang perkembangannya bergantung pada estrogen dengan ditandainya jaringan atau stroma endometrium diluar uterus dengan gejala yang sering dirasakan adalah nyeri panggul (dismenorea). Basil (Ocimum basilicum L.) tanaman dengan banyak manfaat, salah satunya sebagai anti-inflamasi. Tujuan: Untuk menganalisis efek etanol daun basil (Ocimum basilicum L.) terhadap kadar prostaglandin E2 (PGE2) dan jumlah sel mast dalam perkembagan endometriosis. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain Posttest Only Control Group Design menggunakan dua puluh delapan mencit betina dibagi menjadi empat kelompok. Satu kelompok kelompok kontrol yang tidak diobati dan tiga kelompok diobati ekstrak etanol daun basil dengan dosis bertingkat 0,21mg/gBB; 0,42 mg/gBB; dan 0,84 mg/gBB. Masing-masing kelompok diberi perlakuan selama 14 hari. Pada hari ke-15 pengobatan, serum dan lesi endometriosis dikoleksi dan dianalisis. Kadar PGE2 diukur menggunakan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) dan jumlah sel mast menggunakan pewarna toluidine blue. Hasil: Kadar PGE2 kelompok yang diberi ekstrak etanol daun basil menunjukkan tidak ada perbedaan dari kelompok kontrol (p=0.199). Pada jumlah sel mast yang diberi ekstrak etanol daun basil menunjukkan adanya perbedaan dari kelompok kontrol (p=0.001). Uji post hoc menunjukkan antar kelompok yang berbeda secara signifikan antara lain kelompok ekstrak daun basil dosis 0,84 mg/gBB terhadap kelompok kontrol (p=0,005), kelompok dosis 0,21 mg/gBB terhadap kelompok dosis 0,42 mg/gBB (p=0,039), kelompok dosis 0,21 mg/gBB terhadap kelompok dosis 0,84 mg/gBB (p=0,003). Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol daun basil (Ocimum basilicum L.) dosis bertingkat selama 14 hari pada kadar PGE2 tidak lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol namun jumlah sel mast dengan dosis 0,84 mg/gBB lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol. Kata kunci: basil, Ocimum basilicum L., prostaglandin E2, sel mast, endometriosis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KR 12 - 23 Kha p
Uncontrolled Keywords: basil, Ocimum basilicum L., prostaglandin E2, mast cells, endometriosis.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG211-483 Abnormalities and diseases of the female genital organs
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Kesehatan Reproduksi
Creators:
CreatorsNIM
KHAFIDHIYAH NUR INSANIYAHNIM011924653001
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorASHON SA'ADIUNSPECIFIED
Thesis advisorWIDJIATINIDN0015046204
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 16 Sep 2026 00:31
Last Modified: 16 Sep 2026 00:31
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146934
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item