Nabila Salsa Aryandri, - (2022) Hubungan Antara Gambaran Klinis dan Laboratorium terhadap Derajat Keparahan dan Luaran Infeksi COVID-19 pada Anak dengan Kanker di RSUD Dr. Soetomo. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133267 HALAMAN I.pdf Download (952kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133267 BAB I.pdf Download (38kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133267.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Infeksi COVID-19 pada anak umumnya tanpa gejala atau dengan gejala tetapi lebih ringan dibandingkan pada orang dewasa, meskipun gejala infeksi berat hingga kematian juga mungkin terjadi. Pasien kanker memiliki tingkat imunosupresi yang tinggi dikarenakan terapi antikanker yang mereka jalani sehingga jika terjadi infeksi COVID-19 akan lebih rentan mengalami komplikasi. Sampai saat ini kasus COVID-19 pada pasien anak dengan kanker belum banyak dilaporkan, sehingga belum diketahui apakah ada hubungan antara manifestasi klinis dan laboratorium terhadap derajat keparahan dan luaran pasien. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik menggunakan rancangan retrospektif, berbasis data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Analisis hubungan digunakan untuk menjawab hipotesis penelitian. Untuk mengetahui hubungan antar variabel dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dan Fisher exact karena data yang diambil berbentuk nominal. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan total 36 sampel yang memenuhi. Rentang usia terbanyak pada pasien adalah 3-5 tahun (36,11%) dan didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (63,88%). Dari 36 sampel, 21 diantaranya menderita kanker darah, dengan jenis terbanyak ALL (90,47%). Derajat keparahan dengan angka tertinggi adalah derajat sedang (37,83%) dan sebagian besar luaran pasien adalah hidup (75%). Analisis yang dilakukan menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara manifestasi klinis terhadap derajat keparahan pasien. Namun, didapatkan hubungan antara gejala sesak napas terhadap luaran pasien. Sementara itu, pada manifestasi laboratorium tidak ditemukan hubungan baik terhadap derajat keparahan maupun luaran pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara gejala sesak napas terhadap luaran pasien kanker anak dengan infeksi COVID-19.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 204 - 23 Nab h | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | COVID-19, pediatric cancer, clinical manifestation, laboratory manifestation | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer) R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 00:53 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 00:53 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146949 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


