Peranan Calcium Terhadap Kesehatan Dan Produktivitas Sapi Perah

Ketut Sardjanaputra, - (1979) Peranan Calcium Terhadap Kesehatan Dan Produktivitas Sapi Perah. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
KETUT SARJANAPUTRA 197920260204 edit.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Zat-zat mineral cukup banyak terdapat di dalam ransum, beberapa di antaranya sangat dibutuhkan terutama pada periode hewan yang sedang bertumbuh, hewan yang sedang bunting, laktasi atau sedang berproduksi. Di antara sekian banyak mineral yang diperlukan oleh tubuh, terdapat dua jenis mineral yang sangat penting peranannya dalam proses pertumbuhan tulang dan produksi air susu, yaitu kalsium dan fosfor. Kedua mineral ini dibicarakan bersama-sama karena keduanya saling berhubungan terutama dalam hal metabolisme. Jika kebutuhan kalsium meningkat, misalnya pada akhir bunting, laktasi, atau masa pertumbuhan, sedangkan di dalam makanan tidak mencukupi, maka kalsium akan diambil dari tulang dan dimobilisasikan oleh darah ke tempat-tempat yang membutuhkan. Metabolisme kalsium dipengaruhi oleh hormon paratiroid (parathormon) yang dihasilkan oleh kelenjar paratiroid. Apabila kelenjar ini tidak mampu memobilisasi kalsium dari tulang sedangkan kebutuhan kalsium semakin meningkat, maka akan timbul hipokalsemia yang sering disebut milk fever. Sedangkan pada sapi-sapi muda, kekurangan kalsium yang berat mengakibatkan deposisi kalsium yang tidak sempurna pada tulang sehingga terjadi gangguan pertumbuhan tulang seperti rachitis, osteomalacia, atau osteodystrophia. Tepung tulang dan biji-bijian masing-masing merupakan sumber kalsium dan fosfor. Penyerapan kalsium dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adanya vitamin D, rasio kalsium dan fosfor di dalam ransum, pH pada cairan gastrointestinal, serta asam fitat atau asam oksalat yang terdapat pada tanaman tertentu. Guna mencegah kekurangan kalsium dan fosfor, harus diperhatikan campuran makanan yang akan diberikan setiap harinya untuk seekor sapi dengan memperhatikan rasio kedua mineral tersebut. Untuk hal ini terdapat bermacam-macam standar perbandingan, namun yang optimal untuk sapi perah berkisar antara 2:1 sampai 3:1. Pada umumnya, perbandingan tersebut sedikit berbeda sesuai dengan tingkat pertumbuhan hewan, tingkat produksi hewan, atau umur dari hewan yang sedang laktasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kalsium; fosfor; nutrisi ternak; sapi perah; metabolisme mineral
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan
Creators:
CreatorsNIM
Ketut Sardjanaputra, --
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMustahdi Surjoatmodjo, --
Thesis advisorI Njoman Pasek, --
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 15 Sep 2026 07:38
Last Modified: 15 Sep 2026 07:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146974
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item