PLATELET INDICES PADA ANAK DENGAN KELAINAN JANTUNG BAWAAN YANG AKAN MENJALANI KATETERISASI JANTUNGDI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA

MUQIEMUDDIN SALIM (2022) PLATELET INDICES PADA ANAK DENGAN KELAINAN JANTUNG BAWAAN YANG AKAN MENJALANI KATETERISASI JANTUNGDI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011718116304_HALAMA JUDUL.pdf

Download (323kB)
[img] Text (BAB I)
011718116304_BAB I.pdf

Download (41kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011718116304_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (764kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Platelet indices berkorelasi dengan faktor risiko kardiovaskular dan kematian pada anak dengan penyakit jantung bawaan (PJB). PJB sianotik biasanya memiliki jumlah trombosit yang rendah dengan tingkat platelet indices lainnya yang lebih tinggi. Penelitian ini mengevaluasi perbedaan platelet indices antara PJB sianotik dan asianotik yang akan menjalani kateterisasi jantung. Metode: Sebuah studi retrospektif mengevaluasi anak-anak dengan PJB, berusia satu bulan sampai 18 tahun, dirawat di Rumah Sakit Umum Akademik Dr. Soetomo, Surabaya. Anak diklasifikasikan menjadi PJB sianotik dan asianotik berdasarkan hasil ekokardiografi dan tanda sianotik (saturasi oksigen). Mereka akan menjalani prosedur kateterisasi diagnostik atau terapeutik dari Januari 2020 hingga Desember 2021. Jumlah trombosit, mean platelet volume (MPV), platelet crit(P-PCT), platelet large cell ratio (P-LCR), dan platelet distribution width (PDW) yang merupakan penanda indeks trombosit, diperiksa dengan Hematology Analyzer SYSMEX XN 1000 dari pengambilan sampel darah tepi. Kami menggunakan independent sample t test untuk membedakan rerata indeks trombosit antara PJK sianotik dan asianotik dengan tingkat signifikansi p<0,05 (two-tail test). Hasil: Terdapat 208 dari 258 anak yang memiliki data lengkap. Sekitar 61 (29,3%) adalah PJB sianotik, dan 147 (70,7%) adalah PJB asianotik. Anak laki-laki dengan PJB sianotik lebih umum daripada PJB asianotik (65,6% vs 39,5; p=0,001). Kateterisasi diagnostik dilakukan pada 94 (45,2)% anak, dan kateterisasi terapeutik dilakukan pada 114 (54,8%) anak. Jumlah trombosit relative serupa antara PJB sianotik dan asianotik (p=0,434). Trombositosis dengan jumlah trombosit di atas 450.000/cmm terjadi pada 16,4% PJB sianotik dan 8,8% PJB asianotik. P-PCT tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara PJB sianotik dan asianotik. Rerata PDW, MPV dan P-LCR pada PJB asianotik lebih rendah daripada PJB sianotik; 9,5(SD=1,57) fL dan 10,9(SD=2,41) fL dengan p<0,001; 9,3(SD=0,79) dan 9,8(SD=1,4) fL dengan p=0,007; 19.1(SD=6.11) dan 23.0(SD=8.52) dengan p=0.002; masing-masing. Kesimpulan: Platelet indices pada PJB lebih tinggi pada PJB sianotik dibandingkan PJB asianotik, terutama untuk PDW, MPV dan P-LCR

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.KA 22 - 23 Muq p
Uncontrolled Keywords: children, congenital heart disease, cyanotic CHD, acyanotic CHD, platelet indices
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak (Sub Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
MUQIEMUDDIN SALIMNIM011718116304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTAUFIQ HIDAYATUNSPECIFIED
Thesis advisorANDI CAHYADIUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 16 Sep 2026 02:00
Last Modified: 16 Sep 2026 02:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/146990
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item