Aru Armando, - (2004) Pentingnya Pembatasan Hak Tolak Wartawan dalam Praktek di Pengadilan. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (Fulltext)
ARU ARMANDO20260109_09170360.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini membahas pentingnya pembatasan hak tolak wartawan dalam praktek di pengadilan. Hak tolak wartawan merupakan hak untuk melindungi sumber informasi dengan menolak menyebutkan identitas sumber ketika wartawan dimintai keterangan oleh penyidik atau diminta menjadi saksi di pengadilan. Penelitian ini mengkaji pengaturan hak tolak wartawan dalam peraturan perundang-undangan serta kedudukannya dalam konteks kewajiban wartawan sebagai saksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan dan bahan hukum primer serta sekunder, yang dilengkapi wawancara dengan pelaku bidang jurnalistik, organisasi pers, lembaga konsumen media, dan hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa belum terdapat peraturan pelaksana mengenai hak tolak wartawan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (4) UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Hak tolak wartawan dalam praktek di pengadilan juga tidak bersifat absolut, melainkan memiliki batasan terkait kewajiban sebagai saksi untuk mendukung pencarian kebenaran dalam proses peradilan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hak tolak wartawan; wartawan; kebebasan pers; sumber berita; saksi; pengadilan; hukum pers; hukum acara pidana. | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Novita | ||||||
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 17:32 | ||||||
| Last Modified: | 15 Sep 2026 17:32 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147023 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


