Tantyo Ari Adi Wiguno, - (2022) Potensi Budidaya Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus) Monoseks Sistem Bioflok dengan Dosis yang Berbeda terhadap Laju Pertumbuhan Spesifik, Kelangsungan Hidup, Rasio Konversi Pakan, dan Efisiensi Pemanfaatan Pakan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (219kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf Download (45kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141511133028.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pertumbuhan ikan nila dipengaruhi oleh faktor eksternal dan faktor internal. Faktor eksternal yang berpengaruh antara lain kualitas air media budidaya, masukan nutrisi yang berasal dari pakan, padat tebar, volume kolam. Sedangkan faktor internal dapat berasal dari genetik ikan, kondisi kesehatan serta jenis kelamin. Budidaya secara intensif dengan jumlah biota kultur yang tinggi membutuhkan suplai pakan dengan jumlah yang tinggi sesuai biomassa biota kultur. Akan tetapi tidak seluruh nutrisi yang terkandung dalam pakan diserap seluruhnya oleh tubuh. Nutrisi pakan yang dicerna oleh ikan hanya sekitar 25% dan 75% berupa N-organik maupun N-anorganik yang terbuang ke perairan dan menjadi limbah pencemar. Dengan kandungan senyawa pencemar yang cukup tinggi tentunya merupakan potensi bahaya secara nyata terhadap keberlangsungan produksi ikan nila maupun ekosistem sekitar. Kendala tersebut dapat diatasi dengan teknologi budidaya menggunakan sistem bioflok. Bioflok dapat memanfaatkan sisa pakan maupun feses hasil metabolisme tubuh yang banyak mengandung senyawa nitrogen diubah menjadi menjadi senyawa protein yang dapat meningkatkan pertumbuhan. Pertumbuhan ikan nila jantan diketahui lebih cepat dibandingkan dengan ikan betina. Penyebab ikan jantan lebih cepat tumbuh dikarenakan kematangan gonad lebih lambat bila dibandingkan dengan betina. Cara yang paling umum untuk memproduksi benih nila jantan adalah maskulinisasi melalui teknik perendalam menggunakan hormon androgen 17?-methyltestosterone pada masa diferensiasi kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan diantara dua perlakuan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan, survival rate, feed conversion ratio, efisiensi pemanfaatan pakan dan volume flok pada budidaya ikan nila merah monoseks sistem bioflok. Penelitian ini menggunakan uji independent sample Test (t-test) dengan 3 perlakuan diantaranya Kontrol (Tanpa Bioflok), Perlakuan 1 (84 ml), Perlakuan 2 (96 ml) dan diulang sebanyak 3 kali. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa pada SGR hanya terdapat perbedaan rata-rata antara perlakuan Kontrol dan P2, untuk SR didapatkan perlakuan terbaik pada Kontrol dan P2 (98%), untuk EPP tidak ada perbedaan rata-rata untuk seluruh perlakuan dan pada FCR juga sama yaitu tidak terdapat perbedaan rata-rata untuk seluruh perlakuan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 34 - 23 Tan p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Ikan Nila Merah, Bioflok, Monosex, Dosis, SGR, FCR, SR, dan EPP | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 01:33 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 01:33 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147053 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


