MEKANISME PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA TIKUS MODEL DIABETES MELLITUS SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia L.) MELALUI ANALISIS EKSPRESI SOD1, MDA, GLP-1R, PKB, PKA, mTORC1, DAN JUMLAH SEL ? PANKREAS

RONI YULIWAR (2022) MEKANISME PENURUNAN GLUKOSA DARAH PADA TIKUS MODEL DIABETES MELLITUS SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (Momordica charantia L.) MELALUI ANALISIS EKSPRESI SOD1, MDA, GLP-1R, PKB, PKA, mTORC1, DAN JUMLAH SEL ? PANKREAS. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011817017341_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
011817017341_BAB I.pdf

Download (738kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011817017341_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pare (Momordica charantia L.) yang merupakan salah satu buah tanaman herbal yang berpotensi sebagai antidiabetes terbukti sebagai salah satu bahan pangan yang berkhasiat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme kerja ekstrak buah ini dalam menurunkan glukosa darah pada tikus model diabetes mellitus setelah pemberian ekstrak etanol pare dengan menganalisis ekspresi SOD1, MDA, GLP-1R, PKB. , PKA, mTORC1, dan jumlah sel pankreas. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah randomized post-test only control group design. Tiga puluh ekor tikus putih jantan dewasa (Rattus norvegicus) galur Wistar yang memenuhi kriteria pengambilan sampel dibagi menjadi lima kelompok. Mereka diklasifikasikan sebagai satu kelompok normal/sehat (P0), satu kelompok kontrol negatif (P1), dan tiga kelompok perlakuan pada tikus model diabetes mellitus yang diberi ekstrak etanol 96% buah pare pada dosis yang berbeda (P2 = 187,5 mg/ 200 g BB/hari, P3 = 375 mg/200 g BB/hari, dan P4 = 562,5 mg/200 g BB/hari). Ekstrak diberikan per oral selama 28 hari. Sebelum tikus diterminasi pada hari ke 29 dilakukan pengambilan serum darah intrakardial dan pengambilan organ pankreas, dilakukan pemeriksaan kadar GDP dan kadar GD2JPP melalui darah vena ekor. Jaringan pankreas diperlukan untuk preparat histopatologi, pewarnaan HE dan IHC. Hasil yang diperoleh dilakukan dengan uji perbandingan dan uji analisis jalur. Hasil: Ekstrak etanol buah pare terbukti meningkatkan ekspresi GLP-1R, mTORC1, dan jumlah sel pankreas (p < 0,05) serta secara signifikan menurunkan ekspresi MDA, kadar GDP, dan kadar GD2JPP (p < 0,05). Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah pare (Momordica charantia L.) secara signifikan menurunkan kadar GDP melalui aktivasi GLP-1R (p = 0,001). Peningkatan kadar GDP pada tikus model diabetes mellitus disebabkan oleh aktivasi hormon GLP1. Kesimpulan: Ekstrak etanol buah pare dosis 375 mg/200 g BB terbukti menurunkan GDP dan GD2JPP yang diduga melalui mekanisme peningkatan sensitivitas reseptor insulin di jaringan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK D.FK. 00 - 23 Ron m
Uncontrolled Keywords: Momordica charantia L., SOD1, MDA, GLP-1R, FBG, 2HPPBG
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
RONI YULIWARNIM011817017341
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorI KETUT SUDIANANIDN195507051980031005
Thesis advisorSONY WIBISONONIDN196210181989011002
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Sep 2026 01:39
Last Modified: 16 Sep 2026 01:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147054
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item