Pemodelan Angka Partisipasi Sekolah di Provinsi Papua dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression.

FIORENTIKA DEVASHA RAMADHINA (2022) Pemodelan Angka Partisipasi Sekolah di Provinsi Papua dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
081811833044_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
081811833044_BAB I.pdf

Download (488kB)
[img] Text (FULLTEXT)
081811833044_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Papua merupakan salah satu provinsi yang masih memiliki ketertinggalan di bidang pendidikan. Salah satu cara mengukur tingkat pendidikan adalah dengan melihat nilai Angka Partisipasi Sekolah (APS). Papua sendiri memiliki kekayaan alam dan budaya, sehingga segala jenis program pemerintah harus dilakukan dengan mempertimbangkan keanekaragaman tersebut sehingga metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi spasial. Namun, karena ada beberapa variabel yang ternyata bersifat global maka lebih cocok jika pemodelan APS di Provinsi Papua menggunakan metode Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR). Penelitian ini menggunakan data sekunder yang di dapat dari laman Badan Pusat Statistik Papua dengan variabel respon (Y) yaitu APS Provinsi Papua tahun 2020 serta 5 variabel prediktor yaitu rata-rata banyaknya anggota rumah tangga (X_1 ), tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2 ), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) (X_3 ), pengeluaran per kapita (X_4 ), dan jumlah sekolah (X_5 ). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel (X_3 ), (X_4 ), dan (X_5 ) bersifat global, sedangkan variabel (X_1 ) dan (X_2 ) bersifat lokal dan berbeda-beda di setiap wilayah. Dengan ? sebesar 5% atau 0,05, didapatkan variabel yang berpengaruh di Kabupaten Puncak yang merupakan wilayah dengan APS terendah di Provinsi Papua adalah X_1 dan X_5 dengan masing-masing estimasi adalah 14,20 dan 0,085. Bisa diinterpretasikan bahwa setiap kenaikan rata-rata banyaknya anggota per rumah tangga (X_1 ) di Kabupaten Puncak sebesar 1 orang akan menaikkan persentase APS di Kabupaten Puncak sebanyak 14,20% dengan asumsi variabel lain konstan. Untuk variabel X_5, bisa diinterpretasikan bahwa setiap kenaikan jumlah sekolah (X_5 ) di Kabupaten Puncak sebesar 1 sekolah akan menaikkan persentase APS di Kabupaten Puncak sebanyak 0,085% dengan asumsi variabel lain konstan. Saran untuk pemerintah Kabupaten Puncak untuk meningkatkan APS adalah dengan untuk membantu masyarakat Papua dengan menyediakan bantuan yang berkaitan dengan mata pencaharian penduduk Papua sehingga kegiatan ekonomi menjadi efektif dan menyebabkan pendapatan yang merata antara keluarga besar dan kecil. Lalu, pemerintah Papua bisa memberikan bantuan kepada keluarga yang memiliki anak usia sekolah, sehingga sang anak tidak perlu ikut bekerja untuk membantu kebutuhan keluarganya. Pemerintah juga bisa membangun sekolah baru namun juga harus diimbangi dengan pengembangan jumlah guru, akses menuju sekolah, dan fasilitas yang bisa diakses murid, dll. Persebaran sekolah yang dibangun antar daerah pedalaman dan perkotaan juga harus merata agar anak-anak tidak harus menempuh jarah jauh untuk bersekolah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.S 28 - 23 Fio p
Uncontrolled Keywords: school erollment rate, Papua, Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR)
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA11-14 Study and Teaching, Research
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika
Creators:
CreatorsNIM
FIORENTIKA DEVASHA RAMADHINANIM081811833044
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSULIYANTONIDN196509071991021001
Thesis advisorSEDIONONIDN196107121987011001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 16 Sep 2026 02:14
Last Modified: 16 Sep 2026 02:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147061
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item