ARINA SETYANINGTYAS (2022) PERAN ANEMIA PADA ANAK SYOK SEPTIK : TINJAUAN PADA STRES OKSIDATIF, DEGRADASI GLYCOCALYX DAN GANGGUAN SISTEM HEMODINAMIK. Disertasi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011817017328_HALAMAN JUDUL.pdf Download (214kB) |
|
|
Text (BAB I)
011817017328_BAB I.pdf Download (61kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011817017328_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Syok septik merupakan salah satu penyebab utama mortalitas pada anak di negara berkembang dengan meningkatnya angka prevalensi malnutrisi dan anemia. Tujuan Untuk mengevaluasi peran stres oksidatif, pelepasan glikokaliks, dan perubahan hemodinamik pada anak syok septik dengan dan tanpa anemia. Metode Penelitian Penelitian kohort prospektif pada anak dengan syok septik, berusia 6 bulan - 18 tahun, dengan pemantauan selama tiga hari. Pemeriksaan kadar Glutathione peroksidase, F2-Isoprostane, syndecan-1, dan laktat darah dilakukan setiap hari. Monitoring hemodinamik dilakukan dengan menggunakan pressure recording analytical method. Dilakukan pencatatan angka mortalitas 28 hari dan analisis statistik antara kelompok anemia dan non-anemia. Hasil Penelitian Subject penelitian sebanyak 30 anak dengan 15 anak anemia, dan 15 lainnya adalah pasien non-anemia. Mortalitas keseluruhan adalah 70%. Anemia memiliki korelasi positif dengan mortalitas. Glutathione peroksidase berkorelasi positif dengan konsentrasi hemoglobin dan berkorelasi negatif dengan F2-Isoprostane. Namun, tidak ada korelasi antara stres oksidatif dan kadar syndecan-1 yang menggambarkan pelepasan glikokaliks. Didapatkan korelasi positif antara glutathione peroksidase dan cardiac index, yang menggambarkan peran protektif dari antioksidan. Cardiac Index dan konsentrasi hemoglobin berkorelasi positif dengan indeks hantaran oksigen (DO2I). Kadar laktat darah memiliki korelasi dengan DO2I dan mortalitas. Kesimpulan Anemia mempengaruhi mortalitas melalui efeknya pada stres oksidatif dan gangguan hemodinamik. Glutathione peroksidase memiliki peran protektif terhadap cardiac index pada anak dengan syok septik. Kata kunci Syok septik, anemia, glutathione peroksidase, F2-isoprostane, syndecan-1, status hemodinamik
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK D.FK. 17 - 23 Ari p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Septic shock, anemia, glutathione peroxidase, F2-isoprostane, syndecan-1, hemodynamic status | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ370-550 Diseases of children and adolescents | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S3 Ilmu Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:37 | |||||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:37 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147070 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


