Tanggung Jawab Penyedia Jasa Konstruksi Bagi Pihak Ketiga Yang Mengalami Kerugian Materiil Atas Keruntuhan Bangunan Dalam Masa Pemeliharaan

Arinni Dewi Ambarningrum, - (2022) Tanggung Jawab Penyedia Jasa Konstruksi Bagi Pihak Ketiga Yang Mengalami Kerugian Materiil Atas Keruntuhan Bangunan Dalam Masa Pemeliharaan. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031811133105_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (475kB)
[img] Text (BAB I)
031811133105_BAB I.pdf

Download (134kB)
[img] Text (FULLTEXT)
031811133105_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (730kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mencatat, bahwa pada tahun 2021 PDB Indonesia telah kembali mengalami pertumbuhan untuk pertama kalinya sejak munculnya pandemi COVID-19 yang mencapai mencapai rasio 7,07% (yoy) pada Kuartal II Tahun 2021. Peningkatan rasio PDB Indonesia tersebut, merupakan sinyal positif bagi perbaikan ekonomi secara makro. Hal tersebut didukung dengan adanya peningkatan penyaluran Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) untuk Anggaran Infrastruktur Tahun 2021 yaitu sebanyak Rp417,4 Triliun. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, pembangunan infrastruktur atau penyelenggaraan jasa konstruksi selain bertujuan sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi, juga dapat sebagai instrumen untuk mengurangi kesenjangan dan disparitas pembangunan antar wilayah dan taraf hidup masyarakat. Sebagai katalisator dan sarana bagi pemulihan ekonomi nasional, masifnya program-program pembangunan infrastruktur yang dirancang oleh Pemerintah saat ini memerlukan perhatian khusus agar dapat mewujudkan pemulihan ekonomi nasional ditengah pandemi COVID-19. Perhatian tersebut seyogyanya tidak hanya sebatas pada tahap awal perancangan suatu infrastruktur, namun perlu hingga memanajemen risiko apabila terjadi keruntuhan bangunan. Metode penelitian hukum yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dan pendekatan konseptual, yang bertujuan untuk menganalisis serta memberikan uraian penjelasan terkait dasar hukum pembebanan tanggung jawab kepada penyedia jasa konstruksi akibat adanya keadaan keruntuhan bangunan yang mengakibatkan kerugian materiil bagi pihak diluar kontrak kerja konstruksi dalam masa pemeliharaan, serta memberikan uraian penjelasan bentuk tanggung jawab yang dapat dilakukan oleh penyedia jasa konstruksi apabila pihak ketiga mengalami kerugian akibat dari keruntuhan bangunan dalam masa pemeliharaan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FH.164/22 Ari t
Uncontrolled Keywords: Kontrak Kerja Konstruksi, Hubungan Hukum, Keruntuhan Bangunan, Perbuatan Melawan Hukum, Ganti Kerugian.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Arinni Dewi Ambarningrum, -NIM031811133105
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorFAIZAL KURNIAWAN, -NIDN0017028403
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 16 Sep 2026 04:22
Last Modified: 16 Sep 2026 04:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147124
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item