Sholichatul Umah Nur Hidayah (2022) Sejarah Pulau-Pulau Di Perairan Indonesia : Kepulauan Kangean Tahun 1915 - 1950-An. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
121611433049 COV.pdf Download (379kB) |
|
|
Text (BAB 1)
121611433049 BAB 1.pdf Download (237kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
121611433049.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
"Kajian sejarah pulau-pulau di perairan Indonesia belum banyak mendapat perhatian, salah satunya adalah wilayah Kepulauan Kangean. Dalam gugusan kepulauan ini, Pulau Kangean merupakan Pulau terbesar yang menyumbang banyak hasil pertanian dan kehutanan selama masa kolonial. Kepulauan Kangean juga memiliki hasil perikanan yang melimpah terutama untuk hasil perikanan laut. Pada awal masa kemerdekaan, Kepulauan Kangean menjadi salah satu pintu masuk kembalinya Belanda ke Indonesia lewat Surabaya sehingga kepulauan ini memiliki peran penting dalam proses perjuangan pertahanan kemerdekaan Indonesia. Penelitain ini menggunakan metode sejarah untuk menganalisis kondisi Kepulauan Kangean pada paruh pertama abad XX. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari berbagai publikasi resmi pemerintah kolonial, surat kabar, buku, jurnal, tesis, dan skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian Belanda pada Kepulauan Kangean terlihat pada beberapa bidang, dampak paling besar terjadi pada bidang kesehatan ketika berdirinya Baras Kangean serta pada bidang pendidikan dengan berdirinya Sekolah Rakyat Arjasa. Aspek lain yang sangat menonjol pada masa Belanda adalah ditugaskannya misionaris guna menyebarkan agama Kristen. Para misionaris tersebut memberikan dampak yang sangat baik pada kehidupan masyarakat, meskipun pada akhirnya misi utama mereka mengalami kegagalan. Pada masa pendudukan Jepang, masyarakat Kepulauan Kangean dipaksa mengumpulkan bahan makanan kepada Kumiai dan Hayashi Kane untuk menyokong keperluan perang Jepang. Tidak berakhr disitu, pada masa awal kemerdekaan masyarakat Kepulauan Kangean dihadapkan pada gempuran pasukan Belanda yang mencoba masuk ke Surabaya. Setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia dan meninggalkan Indonesia sepenuhnya, Kepulauan Kangean sedikit demi sedikit mengalami perkembangan kembali. "
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FIB.S.36/22 Sho s | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | "Kangean, Kepulauan Kangean, Madura. " | ||||||
| Subjects: | D History General and Old World > DS Asia > DS1-937 History of Asia | ||||||
| Divisions: | 12. Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:14 | ||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:14 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147161 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


