Muhammad Risyad Fahlefi, - (2022) Praktik Politik Uang Dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Ponorogo Tahun 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071611333050_HALAMAN JUDUL.pdf Download (157kB) |
|
|
Text (BAB I)
071611333050_BAB I.pdf Download (138kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071611333050_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (617kB) | Request a copy |
Abstract
Pemilihan kepala daerah kabupaten Ponorogo tahun 2020 diikuti oleh dua kontestan, yaitu pasangan Sugiri Sancoko-Lisdya Rita, serta dari kubu petahana yaitu Ipong Muchlissoni-Bambang Tri Wahono. Pemilihan kepala daerah di wilayah ini, secara rekam jejak diakui masyarakat hampir tidak pernah lepas dari yang namanya politik uang. Politik uang ditengarai sebagai salah satu cara efektif yang mampu untuk memobilisasi massa untuk memilih salah satu pasangan calon. Peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang dilarangnya politik uang seakan tidak dihiraukan. Undang-undang nomor 10 tahun 2016, salah satu undang-undang yang mengatur tentang larangan praktik politik uang berlangsung. Berbagai cara dilakukan tim pemenangan pasangan calon untuk menghindari adanya hukuman yang diakibatkan dari praktik politik uang. Memberikan sembako, kebutuhan sehari-hari, dan macam-macam benda dengan bentuk lain dari uang juga bisa menjadi salah satu cara untuk menyamarkan politik uang yang terjadi. Cara lainnya ditengarai dengan memberikan uang langsung namun dengan cara sembunyi-sembunyi. Hingga memberikan janji traksaksional yang dapat ditaksir dengan nominal uang. Dalam konteks pemilihan ini, terdapat ketimpangan sumber daya kepemilikan modal yang dimiliki oleh kedua pasangan calon. Untuk mengatasi hal ini, terdapat strategi untuk menangkal sekaligus memanfaatkan politik uang itu sendiri. Secara singkat memberikan pencegahan terdistribusinya uang dari salah satu paslon melalui tim yang telah disiapkan dengan kemungkinan menggunakan cara-cara koersif. Pencegahan ini bukan berarti konsisten dilakukan oleh pihak yang mencegah terdistribusinya politik uang tersebut, melainkan merupakan cara memberikan jalan buntu dari terdistribusinya uang dari salah satu pihak saja. Maka dari itu, penelitian ini akan memberikan bagaimana gambaran politik uang dilaksanakan beserta dengan strateginya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S.FISIP.P.19-22 Muh p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Pemilihan kepala daerah, politik uang, larangan politik uang, mobilisasi massa, strategi | ||||||
| Subjects: | J Political Science > JS Local government Municipal government | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 07:43 | ||||||
| Last Modified: | 16 Sep 2026 07:43 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147176 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


