Perka Winan Beda Agama Menurut Hukum Islam Dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974

Hayuning Widiasari, - (2003) Perka Winan Beda Agama Menurut Hukum Islam Dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Skripsi thesis, Universsitas Airlangga.

[img] Text (fulltext)
HAYUNING WIDIASARI20260119_09131213.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Berdasarkan uraian yang telah disajikan pada babbab sebelumnya,maka dengan mengacu pada permasalahan yang ada, penulis dapat mengambil suatu kesimpulan: 1. Praktek perkawinan beda agama masih banyak dilangsun<)kan di Kantor Catatan Sipil, hal ini dilakukan karena belum adanya suatu peraturan perund;.Hl(j-undangan yang mengaturnya. Penlerintah pada dasarnya telah mengeluarkan Surat Edaran no. 477/2223/PUOD/1991 yang menyatakan bahwa pelaksanaan perkawinan beda agama sebelum di catatkan di Kantor Catatan Sipil, terlebih dahulu harus mendapatkan penetapan dari PN yang isinya memerintahkan kepada Kantor Catatan Sipil untuk mencatat perkawinail menurut hukum apa yang disepakati kedua mempelai. Perkawinan sernacam ini dianggap telah sah menurut hukum negara, tetapi belum sah menurut hukum agama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: perkawinan, agama, hukum islam
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7157-7179 Marriage. Husband and wife
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Dasar Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Hayuning Widiasari, -NIM-
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
ContributorLiliek Kamilah, -NIDN-
Depositing User: Ny Wahyuni -
Date Deposited: 17 Sep 2026 00:43
Last Modified: 17 Sep 2026 00:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147216
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item