Perbandingan Abbreviated Burn Severity Index (ABSI) Score Dengan R-Baux Score Sebagai Prediktor Mortalitas Pasien Luka Bakar

MELISSA ANITA AYU IUSTITIATI, - (2022) Perbandingan Abbreviated Burn Severity Index (ABSI) Score Dengan R-Baux Score Sebagai Prediktor Mortalitas Pasien Luka Bakar. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011628246305 HALAMAN I.pdf

Download (129kB)
[img] Text (BAB I)
011628246305 BAB I.pdf

Download (46kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011628246305.pdf
Restricted to Registered users only

Download (951kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Luka bakar merupakan suatu tantangan bagi para tenaga kesehatan karena angka kematian yang disebabkan masih tetap tinggi. Seringkali sebagai seorang dokter yang bekerja di fasilitas kesehatan primer maupun rujukan, kita diperhadapkan oleh pertanyaan apakah kondisi pasien dengan luka bakar ini cukup berat dan dapat menyebabkan kematian sehingga harus dirujuk pada suatu fasilitas kesehatan tertentu, atau apakah pasien dengan luka bakar ini layak meninggal atau tidak. Banyak faktor yang dapat dipakai untuk memprediksi prognosis pada luka bakar, meliputi karakteristik pasien dan penampakan luka bakar itu sendiri. Beberapa penelitian mengenai mortality predictor model pada pasien luka bakar telah dilakukan di beberapa kota dan negara, namun belum pernah dilakukan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa R-Baux score dan ABSI score sebagai mortality predictor model pada pasien luka bakar, mana diantara keduanya yang relevan dan dapat dipakai dalam pelayanan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional dan rancangan retrospektif dari data sekunder Hasil: Didapatkan 263 pasien masuk kriteria inklusi, 73 pasien meninggal, 60,27% pasien diantaranya berjenis kelamin laki-laki. Dari 86 pasien dengan trauma inhalasi, tercatat 50% pasien meninggal. Pasien meninggal terbesar pada rentang usia 56-65, luas luka bakar paling banyak yang meninggal dengan luas 61-70%, dan 26 pasien dengan full-thickness burn dilaporkan meninggal. Dari hasil uji analisis dan diagnostik terhadap ABSI dan R-Baux score didapatkan nilai sensitivitas untuk ABSI score (p<0,001) adalah 82,19% dengan spesifisitas 82,11%, positive predictive value 63,83% dan negative predictive value 92,31%; sedangkan untuk R-Baux score (p<0,001), nilai sensitivitas didapat adalah 80,82% dengan spesifisitas 80,00%, positive predictive value 60,83% dan negative predictive value 91,57%. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara R-Baux Score dan Abbreviated Burn Severity Index (ABSI) Score sebagai prediktor model terjadinya kematian pada pasien luka bakar di RSUD Dr. Soetomo Surabaya (p>0,05), dalam arti baik R-Baux score maupun Abbreviated Burn Severity Index (ABSI) score dapat digunakan sebagai prediktor model terjadinya kematian pada pasien luka bakar di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Kata Kunci: Prediktor model kematian, ABSI score, R-Baux score

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.BPRE 03 - 23 Mel p
Uncontrolled Keywords: Model predictors of death, ABSI score, R-Baux score
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
MELISSA ANITA AYU IUSTITIATI, -NIM011628246305
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorISWINARNO DOSO SAPUTRO, -NIP196304151990031016
Thesis advisorBETA SUBAKTI NATA ATMADJA, -NIP198010032010121002
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 18 Sep 2026 02:49
Last Modified: 18 Sep 2026 02:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147288
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item