Nanik Sianita Widjaja, - and Adi Prijo Rahardjo, - and Jola Rahmahani, - (2003) Karakterisasi Biologik Dan Protein Virus Newcastle Disease Isolat Lapangan. UNIVERISTAS AIRLANGGA, SURABAYA.
|
Text (FULLTEXT)
NANIK SIANITA20260203_13363039.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penyakit tetelo atau Newcastle Disease (ND) merupakan penyakit infeksi virus yang sangat menular pada unggas. Pengamatan terhadap kasus ND di lapangan menunjukkan bahwa penyakit ini dapat ditemukan baik pada peternakan ayam ras yang telah melakukan vaksinasi ND maupun pada peternakan ayam buras yang belum divaksinasi. Metode diagnosis ND yang selama ini digunakan, yaitu isolasi dan identifikasi virus, memerlukan waktu sedikitnya dua minggu. Waktu tersebut dapat menjadi lebih lama apabila dilakukan pembedaan antara virus ND isolat lapangan yang bersifat velogenik dengan virus ND vaksin yang bersifat mesogenik atau lentogenik. Profil protein spesifik virus ND isolat lapangan (velogenik) merupakan dasar penting dalam pengembangan bahan untuk pembuatan kit diagnostik yang mampu mendeteksi infeksi virus ND velogenik secara lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter biologis dan profil protein virus ND yang diisolasi dari lapangan, sehingga dapat diidentifikasi protein spesifik yang hanya dimiliki oleh virus ND velogenik. Prosedur penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu isolasi dan identifikasi virus ND dari ayam buras, perbanyakan virus sebagai stok, karakterisasi biologis yang mencakup Mean Death Time (MDT), Intracerebral Pathogenicity Index (ICPI), termostabilitas hemaglutinin, waktu elusi, serta kemampuan mengaglutinasi eritrosit dari berbagai spesies hewan. Karakterisasi protein dilakukan menggunakan metode SDS-PAGE dan Western blot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari satu ekor ayam buras dapat diisolasi virus ND velogenik dan virus ND lentogenik, sedangkan dari ayam buras lainnya hanya diperoleh virus ND velogenik. Kedua isolat virus ND velogenik memiliki karakter biologis yang sama, sementara isolat ND lentogenik menunjukkan karakter biologis yang berbeda. Karakterisasi protein mengungkap adanya fragmen protein F2 dengan berat molekul 12–15 kDa yang bersifat antigenik dan hanya ditemukan pada virus ND velogenik. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengetahui apakah protein F2 tersebut juga bereaksi dengan serum anti-ND mesogenik dan lentogenik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai dasar pembuatan kit diagnostik spesifik untuk mendeteksi infeksi virus ND velogenik.
| Item Type: | Other | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | LP 67/07 | ||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Virus Newcastle | ||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine | ||||||||
| Divisions: | Unair Research > Exacta | ||||||||
| Creators: |
|
||||||||
| Depositing User: | Dwi Prihastuti | ||||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 07:29 | ||||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 07:29 | ||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147350 | ||||||||
| Sosial Share: | |||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


