Ervina Dita Harnika Putri, - (2022) Kewajiban Pemberian Vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Berkaitan Dengan Hak Otonomi Pasien. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
031811133020_HALAMAN JUDUL.pdf Download (270kB) |
|
|
Text (BAB I)
031811133020_BAB I.pdf Download (110kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
031811133020_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (573kB) | Request a copy |
Abstract
Terjadinya wabah Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 pada akhir tahun 2019 menimbulkan berbagai dampak pada beberapa sektok kehidupan, sehingga banyak sektor kegiatan yang harus dilakukan dari rumah. Salah satu upaya yang saat ini dilakukan yaitu pelaksanaan vaksinasi COVID-19, dengan tujuan untuk mengurangi penularan COVID-19. Pelaksanaan vaksinasi merupakan wajib bagi setiap warga negara sebagaimana telah ditentukan sasaran penerima vaksin COVID-19 oleh pemerintah. Kewajiban tersebut diatur dalam beberapa peraturan, tetapi setiap orang memiliki hak otonomi untuk menentukan pelayanan kesehatan bagi dirinya sendiri. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis hak otonomi pasien berkaitan dengan pemberian vaksin COVID-19 dan akibat hukum atas penolakan vaksinasi COVID-19. Permasalahan dikaji melalui pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach) dengan menggunakan metode penulisan doctrinal research dimana semua bahan hukum dikumpulkan dengan studi kepustakaan. Hasil penulisan skripsi ini menunjukkan bahwa hak otonomi yang dimiliki oleh setiap individu dapat dikesampingkan dikarenakan vaksinasi COVID-19 memiliki tujuan untuk melindungi masyarakat banyak, serta tindakan penolakan vaksinasi COVID-19 dapat dikenai sanksi administrasi atau sanksi pidana apabila tidak disertai dengan alasan, akan tetapi jika terdapat alasan tertentu maka tindakan penolakan tersebut dapat dibenarkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK 2 FH 63-22 Erv k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Hak otonomi pasien, kewajiban vaksinasi covid-19, akibat penolakan vaksinasi COVID-19 | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3601-3611 Medical legislation | ||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 07:04 | ||||||
| Last Modified: | 17 Sep 2026 07:04 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147356 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


