Asidosis Metabolik Sebagai Faktor Prediktif Kejadian Mortalitas Pada Pasien Ludwig’s Angina

Alif Rakhman Prima Adi (2022) Asidosis Metabolik Sebagai Faktor Prediktif Kejadian Mortalitas Pada Pasien Ludwig’s Angina. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012115653058_HALAMA JUDUL.pdf

Download (329kB)
[img] Text (BAB I)
012115653058_BAB I.pdf

Download (41kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012115653058_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Ludwig’s Angina merupakan penyakit infeksi dan keradangan di submandibula yang dapat menyebar dengan cepat sehingga memiliki angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Asidosis metabolik merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh yang dapat terjadi pada berbagai kondisi patologis. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi asidosis metabolik sebagai faktor prediktif terhadap mortalitas pasien dengan Ludwig’s Angina. Tujuan: Menganalisis peranan asidosis metabolik sebagai faktor prediktif kejadian mortalitas pada pasien dengan Ludwig’s Angina di Surabaya, Indonesia Metode: Studi cross Sectional untuk menganalisis hubungan asidosis metabolik terhadap mortalitas pasien Ludwig’s Angina di RSUD Dr. Soetomo Surabaya selama kurun Januari 2019 – Desember 2020. Sebanyak 42 sampel diikutsertakan dalam studi ini. Hasil: Laki-laki memiliki prevalensi lebih tinggi dibanding perempuan (71,4% vs. 28,6%). Berdasarkan usia, pasien dengan kelompok usia 51-60 tahun merupakan yang paling dominan (12/42; 38,6%). Terdapat 25 pasien (59,5%) mengalami asidosis metabolik. Sebagian besar pasien yang mengalami asidosis metabolik akhirnya meninggal (10/12; 83,3). Komorbid pasien yang paling banyak adalah diabetes melitus 12 pasien (28,6%) dengan diabetes melitus dan 9 pasien (21,4%) dengan karies gigi. Data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian asidosis metabolik dengan outcome (P = 0,047). Pasien dengan asidosis metabolik memiliki risiko meninggal 5 kali lebih besar dibandingkan dengan pasien yang tidak menderita asidosis metabolik (OR = 5,0; (95% CI, 0,933-26,785). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara asidosis metabolik dengan kematian pasien Ludwig’s Angina.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.B 21 - 23 Ali a
Uncontrolled Keywords: Ludwig's Angina, metabolic acidosis, mortality, predictor
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
Alif Rakhman Prima AdiNIM012115653058
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorR. Marjono Dwi WibowoUNSPECIFIED
Thesis advisorDwi Hari SusiloUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 17 Sep 2026 07:38
Last Modified: 17 Sep 2026 07:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147372
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item