PENGARUH TERAPI ADJUVANT VITAMIN D TERHADAP SKOR GEJALA HIDUNG TOTAL, KADAR IMUNOGLOBULIN E, DAN KADAR EOSINOFIL PADA PENDERITA RINITIS ALERGI

RAHMI SURAYYA (2022) PENGARUH TERAPI ADJUVANT VITAMIN D TERHADAP SKOR GEJALA HIDUNG TOTAL, KADAR IMUNOGLOBULIN E, DAN KADAR EOSINOFIL PADA PENDERITA RINITIS ALERGI. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011718056304_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (247kB)
[img] Text (BAB I)
011718056304_BAB I.pdf

Download (42kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011718056304_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Keberhasilan terapi rinitis alergi (RA) menjadi perhatian karena sebagian besar penderita RA masih mengalami gejala mengganggu meskipun telah mendapat terapi standar optimal. Zat farmakologis yang mampu meningkatkan keberhasilan terapi standar RA dan sekaligus mampu mengendalikan reaksi alergi di tingkat seluler mungkin diperlukan pada kondisi ini. Vitamin D diketahui mampu memodulasi mediator inflamasi dan sitokin yang terlibat dalam reaksi alergi dengan cara meningkatkan kinerja makrofag, TLR, menghambat maturasi APC dan Th2, menurunkan sekresi IL-2 serta meningkatkan IL-10 sehingga menghambat degranulasi sel. Vitamin D juga menurunkan sekresi IL-4, IL-13, IL-5, dan eosinofil pada mukosa nasal sehingga menghambat proses alergi. Potensi Vit D sebagai imunomudulator membuka peluang menggunakan Vit D sebagai terapi adjuvant pada RA. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi adjuvant Vit D terhadap SGHT/TNSS, Kadar IgE dan eosinofil pada enderita RA. Metode: Penelitian meta-analisis, menggunakan database elektronik PubMed central and publisher website, Science Direct, Scopus, Web of science, SAGE journals dan clinicaltrial.gov. Critical appraisal menggunakan RoB 2 dan NOS. Pengaruh Vit D dinilai dari SGHT, kadar IgE, dan eosinofil. Langkah penelitian ditampilkan dalam PRISMA 2020 flow dan analisis data menggunakan RevMan 5.4. Hasil: Enam belas artikel memenuhi kriteria eligibilty, terdiri dari 11 RCT dan 5 cohort. Outcome TNSS ditemukan pada 14 artikel, IgE dan eosinofil masing-masing pada 4 artikel. Terapi adjuvant Vit D secara signifikan mampu menurunkan SGHT (SMD -2,24; CI95% -3,05 hingga -1,43; p<0,00001; I2=96%), menurunkan IgE (SMD -1,45; CI95% -2,07 hingga -0,983; p<0,00001; I2=79%), dan menurunkan eosinofil (SMD -2,20; CI95% -3,92 hingga -0,48; p= 0,01; I2=97%) Kesimpulan: Terapi adjuvant Vit D mampu menurunkan SGHT, kadar IgE dan eosinofil pada penderita RA. Kata kunci: Rinitis alergi, Vitamin D, total nasal symptom score, imunoglobulin E, eosinofil, terapi, healthy lifestyle,human and health disease.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.THT 16 - 23 Rah p
Uncontrolled Keywords: Allergic rhinitis, Vitamin D, total nasal symptom score, immunoglobulin E, eosinophils, therapy, healthy lifestyle, human and health disease, meta-analysis.
Subjects: R Medicine > RF Otorhinolaryngology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
RAHMI SURAYYANIM011718056304
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 18 Sep 2026 01:35
Last Modified: 18 Sep 2026 01:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/147417
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item